Satgas: Dua Daerah di Jambi Masuk Dalam Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp
Dok

JAMBI,GEGERONLINE.CO.ID-Hingga saat ini di Provinsi Jambi masih terdapat dua daerah Kabupaten/ Kota berada dalam Zona Merah Covid-19 atau Zona resiko tinggi.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Jambi Johansyah, mengatakan, “Berdasarkan data pada tanggal 24-30 Mei, Kabupaten Tanjab Barat masih berada di zona merah COVID-19 dan Kota Jambi yang sebelumnya berada di zona merah turun ke zona oranye,” kata Johansyah di Jambi, Rabu (2/6/2021).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, dari sebelas kabupaten/ kota, delapan berada di zona oranye COVID-19 atau zona resiko sedang penularan COVID-19, diantaranya, Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bungo, Tebo, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dan dua kabupaten lainnya, berada di zona kuning COVID-19 yakni Kabupaten Kerinci dan Sarolangun.

Pada hari ini (Rabu red) kembali terdapat 86 orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang tersebar di tiga kabupaten/ kota yakni, 56 orang di Kota Jambi, 28 orang di Kabupaten Batanghari, satu orang di Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjab Timur Satu orang.

Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu berjumlah 9.764 orang. Serta 30 orang pasien COVID-19 asal Kota Jambi pada hari ini dinyatakan sembuh. Sehingga total pasien COVID-19 di daerah itu yang sudah dinyatakan sembuh berjumlah 7.999 orang.

Pasien COVID-19 yang masih menjalani proses perawatan di Provinsi Jambi berjumlah 1.580 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 185 orang.

“Hari ini pasien COVID-19 yang meninggal dunia nihil,” kata Johansyah.

Untuk itu, Satgas COVID-19 Provinsi Jambi menghimbau kepada masyarakat di provinsi Jambi untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah. (Red)

 

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *