Al Haris Pantau Warga yang Diisolasi Mandiri

  • Whatsapp
Bupati Merangin, Al Haris saat pantau warga yang isolasi mandiri Covid-19. Foto: Jambiseru.com

MERANGIN,GEGERONLINE.CO.ID-Sebelum dilantik menjadi Gubernur Jambi, H Al Haris masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Bupati Merangin. Bersama Tim Satgas Covid-19 Merangin, Bupati melihat langsung warga yang di isolasi mandiri, Sabtu (26/6/2021).

Warga yang terpapar Covid-19 melakukan isolasi mandiri yang dipantau Bupati itu ada sekitar 75 orang, berada di tiga Desa: Sinar Gading, Sungai Sahut dan Desa Rawa Jaya Kecamatan Tabir Selatan.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin memastikan apakah warga yang melakukan isolasi mandiri ini, diawasi serta betul-betul menerima layanan yang layak dari Puskesmas setempat dan Satgas Covid-19 Desa,” ujar Al Haris yang juga Gubernur Jambi terpilih periode 2021-2024 ini.

Diakui Haris, mereka diawasi dengan baik, ada vitamin dan diberi obat-obatan lainnya. Kalau sudah diuji swab nanti, ternyata hasilnya dinyatakan negatif, mereka baru boleh membaur dengan masyarakat.

Tapi jika hasil swab-nya masih positif, mereka belum bisa membaur dengan masyarakat.

“Kita ingin walaupun warga ini melakukan isolasi mandiri, tetapi pelayanan medis yang mereka terima sama dengan mereka yang dirawat di rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko,” jabar Al Haris.

Ditanya bagaimana jika mereka minta rawat di rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko? Bupati menegaskan, sangat menerima sekali. Bupati malah sangat menganjurkan begitu.

“Kita berharap mereka mau dibawa ke RSD Kol Abundjani Bangko, karena perawatan dan pengobatannya akan lebih terawasi dengan lebih baik lagi. Kita terus berupaya bagaimana pasien Covid-19 ini cepat sembuh,” jelas Al Haris, lagi.

Sebelumnya, pada rapat Satgas Covid-19 Merangin di ruang rapat kerja Bupati Merangin Selasa (22/6), H Al Haris menegaskan warga yang terpapar Covid-19 akan melakukan isolasi mandiri, diwajibkan membuat pernyataan dibubuhi teken bermaterai.

Tujuannya jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, warga yang melakukan isolasi mandiri itu, tidak menyalahkan pemerintah. Sebab Pemerintah telah menyarankan warga untuk diisolasi di rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko. (red)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *