Pelaku Penembakan di Sarolangun Tewas Saat Baku Tembak dengan Polisi

  • Whatsapp
Kapolda Jambi Irjen Pol. A Rachmad Wibowo saat menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penembakan warga Muratara di Kabupaten Sarolangun, Selasa (29/6) /Metrojambi.com

JAMBI,GEGERONLINE.CO.ID-Terduga pelaku di Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun Jambi, berhasil diungkap Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, Rabu (2/6) lalu.

Satu dari tiga orang pelaku berinisial AS, berhasil ditangkap di daerah Rangkiling. Namun AS harus meregang nyawa setelah ditembus peluru dari petugas kepolisian.

Bacaan Lainnya

Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo mengatakan, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi yang di back up Tim Gegana Satbrimob Polda Jambi, sempat terlibat baku tembak dengan tersangka AS.

“Tersangka melakukan perlawanan sehingga anggota kita harus mengambil tindakan tegas terhadap tersangka,” kata Rachmad didampingi Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan, dilansir dari Metrojambi.com, Selasa (29/6).

Ditambahkan Rachmad, saat baku tembak dengan petugas kepolisian tersangka menggunakan senjata api organik dengan sepuluh butir peluru. “Saat kita amankan tinggal delapan butir peluru. Dua sudah ditembakkan ke arah petugas,” sebut Rachmad.

Lebih lanjut Rachmad mengatakan, dari hasil penggeledahan di kediaman tersangka, juga ditemukan satu pucuk senjata api modifikasi, lima senjata api rakitan, serta lebih dari 100 butir peluru berbagai kaliber.

Mantan Direktur Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri itu juga mengatakan, tersangka juga pernah menelepon salah seorang anggota Polres Sarolangun untuk melakukan pengancaman.

“Tersangka mengatakan jika polisi akan melakukan penangkapan, dia akan melakukan perlawanan. Dia mengatakan harus ada korban dari pihak kepolisian,” beber Rachmad.

Terkait motif penembakan terhadap korban, Rachmad mengatakan masih didalami. Kemungkinan, kata Rachmad, tersangka bersama dua orang rekannya yang masih buron salah sasaran.

“Dugaan sementara, tersangkan menduga korban bersama empat orang temannya yang saat itu sedang berhenti di rumah makan adalah anggota polisi yang akan melakukan penangkapan,” kata Rachmad.

Saat ini, kata Rachmad, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini dan mencari keberadaan kedua rekan tersangka. “Kasus ini menjadi atensi saya,” tegas Rachmad.

Diberitakan sebelumnya, Cekwan (48), warga Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumateta Selatan menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal saat mampir di sebuah warung makan di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, bersama tiga orang temannya.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Akibatnya, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka tembak di dada kiri. (Red)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *