Baru Menjabat, Ahmadi-Antos Wujudkan Perubahan di Kota Sungai Penuh

  • Whatsapp

 

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Program 100 Hari yang dicanangkan Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni telah berjalan dalam beberapa minggu ini, aksi 100 hari tersebut mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

Diantaranya permasalahan sampah dan banjir yang selama ini menjadi sorotan warga kini telah teratasi sesuai dengan apa yang telah diprogramkan Walikota dan Wakil Walikota.

Contohnya di Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang dan Desa Srimenanti Kecamatan Koto Baru yang selama ini menjadi langganan banjir setiap diguyur hujan. Setelah adanya pogram 100 hari, dua Desa tersebut tidak ada lagi Banjir yang menggenangi perumahan warga.

Armadi AMK Kades Srimenanti mengatakan, Alhamdulillah dengan program 100 hari yang dicanangkan Pak Ahmadi – Antos, Banjir di Desa Srimenanti tidak ada lagi.

Dapat kita lihat perubahannya saat hujan yang mengguyur dalam beberapa hari ini tidak ada lagi banjir di Desa kami. Tidak seperti biasanya, kalau tahun-tahun sebelumnya bilamana hujan deras banjir akan menerjang Desa kami, ujar Armadi

Lebih lanjut Armadi mengatakan, dengan program 100 Hari ini kami atas nama Pemerintahan Desa Srimenanti mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada Walikota dan Wakil Walikota Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni yang telah mencanangkan program 100 hari ini. Sehingga kita dapat merasakan adanya perubahan. Sampah sampah yang selama ini berserakan dimana mana tidak terlihat lagi.

“Iya belum 1 bulan kita sudah melihat hasil dari aksi 100 ini,” pungkas Armadi.

Hal senada juga disampaikan Maizar Kades Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang, sejak dicanangkan program 100 kami dari Pemerintahan Desa dan masyarakat melakukan pembersihan selokan yang menyebabkan banjir karena banyak sampah.

Alhamdulillah banjir yang selama ini kami khwatirkan kalau hujan mengguyur akan menerjang Desa kami tidak ada lagi banjir yang datang.

Saat hujan mengguyur malam kemaren kami berjaga jaga cemas akan terjadi banjir. Apa yang ditakutkan ternyata banjir tidak ada lagi, setelah aksi 100 hari banjir tidak ada lagi ” Ujar Maizar (Tim)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *