6 Pelaku Galian C Illegal di Kerinci Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp

 

KERINCI,GEGERONLUNE.CO.ID – Kerja keras Bareskrim Mabes Polri, Polda Jambi dan Polres Kerinci membuahkan hasil, sebanyak 6 (enam) pelaku tambang Galian C Illegal di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Bacaan Lainnya

Keenam tersangka tersebut adalah Rolix Andia, SE alias Pak Aleya, Doni Cendra, Arli alias Li, Rianto, Ardi Agustian dan Mukhlis.

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim IPTU Edi Mardi mengungkapkan bahwa proses yang dilakukan selama ini cukup bagus, berawal dari hasil penyelidikan Dittipidter Bareskrim Mabes Polri di Kabupaten Kerinci. kemudian dilakukan gelar perkara di aula Polres Kerinci yang di pimpin oleh Kombes Pol Kurniadi, tapi SH, SIK, M.Si dan didampingi Wadirkrimsus Polda Jambi, ESDM dan KLHK Provinsi Jambi.

Hasil dari gelar perkara tersebut bahwa 6 lokasi yang tidak memiliki izin merupakan Tindak pidana, ungkap Edi.

Lanjut Kasat Reskrim, pada tanggal 3 Mei 2021 dibuatkan Laporan Polisi (LP) 6 lokasi pertambangan yang tidak memiliki izin, dari 6 LP tersebut, 5 LP ditangani Polres Kerinci dan 1 LP ditangani Polda Jambi.

Kemudian pada Kamis tanggal 20 Mei 2021 Polres Kerinci melakukan olah TKP dan memasang garis Police Line serta spanduk area dalam penyilidikan Polres Kerinci dan Polda Jambi.

Selanjutnya dilanjutkan gelar perkara di Polda Jambi Selasa 7 Juli 2021, hasil gelar perkara tersebut disepakat 5 lokasi yang beroperasi tanpa izin dan untuk ditetapkan sebagai tersangka termasuk satu lokasi milik Pak Tiwi (total ada 6 LP).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli dari Dirjen Minerba bahwa telah terpenuhi dan selanjutnya Pada hari ini Kamis 22 juli tahun 2021 sekira pukul 11.00 WIB telah di lakukan pemeriksaan terhadap 6 orang tersangka Tindak Pidana Minerba, lanjutnya.

“6 tersangka sudah ditetapkan, dalam waktu dekat dilimpahkan ke Kejaksaan,” tandas Edi Mardi. (Tim)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *