Kades Terpilih di Kerinci Diduga Gunakan Ijazah Palsu 

  • Whatsapp

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Fattu Rohmi Kepala Desa (Kades) terpilih Desa Pematang Lingkung, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi diduga kuat menggunakan ijazah palsu saat Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Kerinci tahun 2021.

Dimana ijazah paket C yang digunakan Fattu Rahmi diketahui dikeluarkan oleh PKBM Sinar Danau dan tertera di DAPODIK atas nama Fattu Rahman.

Bacaan Lainnya

Kasus dugaan Ijazah palsu tersebut menjadi sengketa di Pilkades Desa Pematang Lingkung dan digugat oleh Erman ke panita pelaksana Pilkades bahkan telah dilaporkan ke pihak berwajib namun gugatan dan laporan tersebut belum ada kejelasannya.

Merasa tidak ada kejelasan gugatan sengketa Pilkades atas dugaan penggunaan Ijazah Palsu yang digunakan Kades Terpilih Fattu Rahmi, Erman mendatangi kantor Bupati Kerinci dan meminta agar Bupati menunda pelantikan Fattu Rahmi, Rabu (4/8/2021).

Dalam audiensi Bersama Staf ahli dan Kadis Pemdes, tidak menemukan titik terang, Kadis Pemdes mengatakan Kalau memang cukup bukti silahkan tempuh jalur hukum ” Ujar Kadis Pemdes.

Zoni Irawan Aktivis senior Angkat Bicara, Terkait dugaan Ijazah Palsu yang digunakan Fattu Rahmi Kades tepilih Desa Pematang Lingkung setelah dicermati dari bukti bukti, kuat dugaan ijazah atas nama Fattu Rahmi ini palsu.

Hal ini dapat dilihat dari NISN yang tertera dalam ijazah tersebut terdaftar atas nama Fattu Rahman, begitu juga nama serta tanggal lahir juga tidak sesuai dengan ijazah yang digunakan Fattu Rahmi saat mendaftar pencalonan Pilkades, ungkap Zoni.

Berkaitan dengan kasus tersebut dirinya minta kepada Bupati Kerinci untuk meneliti kembali Fattu Rahmi yang diduga kuat memalsukan dokumen negara. Bupati jangan diam, harus jeli dan bertindak demi tegaknya keadilan. “Ujar Zoni.

Selanjutnya Zoni mengatakan, Dugaan ijazah palsu yang digunakan Fattu Rahmi serta PKBM yang telah mengeluarkan Ijazah Paket C atas nama Fattu Rahmi diduga tidak sesuai dengan ketentuan hukum harus ditindak tegas. tutup Zoni. (DW)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *