Aniaya Anak Tiri, Mantan Kacab PDAM di Sungai Penuh Dipolisikan

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Dartius mantan Kepala Cabang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi resmi dilaporkan Yulia Puspita (26) ke Polres Kerinci, Rabu (1/9/21).

Yulia Puspita (Korban) melaporkan Dartius karena telah melakukan pemukulan terhadap dirinya di Desa Koto Panap Tanah Kampung, Selasa (31/8/21).

Bacaan Lainnya

Kejadian ini berawal dari korban yang mendatangi rumah Dartius (ayah tiri) guna menanyakan tentang biaya sekolah adiknya yang sedang duduk di bangku SMA kepada Arni (ibu kandung korban) yang merupakan istri dari Dartius. Belum sempat bertanya tiba-tiba Dartius langsung memukul dan mengenai wajah tepatnya pada pipi kanan korban. Akibat dari pemukulan tersebut Yulia mengalami luka memar dan sakit pada bagian kepala.

Yulia Puspita kepada gegeronline Jum’at (17/9/21) mengatakan bahwa dirinya telah dipukul oleh Dartius pada Selasa (31/8/2021) Akibatnya saya mengalami luka memar pada pipi kanan dan terbaring selama tiga hari di rumah karena sakit akibat pemukulan tersebut, ungkap Yulia.

Merasa tidak senang dan tidak terima dengan perlakuan Dartius akhirnya saya resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Kerinci dengan Tanda Bukti Laporan nomor : STLP/B-178/IX/2021/SPKT/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI tanggal 1 September 2021 yang ditandatangani Aipda Ade Candra.

“Iya kasus pemukulan yang dilakukan Dartius terhadap saya resmi sudah saya laporkan ke Polres Kerinci,” terang Yulia.

Saya berharap kepada pihak Polres Kerinci untuk mengusut tuntas kasus ini, apabila terbukti saya mohon agar Dartius segera dimeja hijaukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, harap Yulia.

Hendri Pratama kakak korban saat dimintai tanggapannya, Jum’at (17/9/21) mengakui bahwa adiknya Yulia Puspita telah dipukul oleh Dartius, hal ini saya ketahui dari pengakuan Yulia. Selain itu saya melihat luka memar pada pipi kanan adik saya, jelas Hendri dengan nada sedih.

Terkait kasus pemukulan tersebut yang telah dilaporkan ke Polres Kerinci kami sekeluarga berharap agar pihak Polres Kerinci serius dalam menanganinya. Jika terbukti kami mohon tangkap Dartius, tegas Hendri. (BZ)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *