Wako Ahmadi Diminta Panggil Kades Koto Padang Terkait Dana BLT

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH, GEGERONLINE.CO.ID-Warga Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh meminta Walikota Ahmadi untuk memanggil Kepala Desa Samsuddin karena diduga menggelapkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 yang mengakibatkan banyak warga yang mengeluh.

Selain itu, Kades Samsuddin dinilai tidak transparan dalam penyaluran dana BLT DD, karena nama penerma dana tersebut tidak diumumkan ditengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal ini diketahui dari salah satu warga Desa Koto Padang yang enggan dituliskan namanya Kamis (23/10/21) kepada gegeronline.co.id mengatakan, bahwa ratusan warga Desa Koto Padang Kecamatan Tanah Kampung banyak yang tidak menerima dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2021, akibatnya warga banyak yang mengeluh, ungkap warga.

Ia menambahkan, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pemerintah Desa Koto Padang tahun anggaran 2021 diketahui sebanyak 136 orang tercatat sebagai Penerima BLT DD dikalikan sebesar Rp 300 ribu per bulan, tetapi kenyataannya di lapangan hanya 33 orang yang mendapatkan pembayaran dana BLT tersebut, pertanyaannya dikemanakan Kades Samsuddin dana untuk 103 orang penerima BLT tersebut? tambahnya.

Terkait hal tersebut untuk iti dirinya minta kepada Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir agar memanggil Kades Koto Padang Samsuddin untuk dilakukan tindakan tegas, pintanya.

“Ya, kami kami sangat berharap kepada Pak Wako Ahmadi untuk memanggil Kades Samsuddin karena ini sudah meresahkan dan merugikan masyarakat,” tutup sumber. (BZ)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *