Kades Suan Ancam Wartawan Gegeronline

  • Whatsapp

LEBONG,GEGERONLINE.CO.ID– Asuan, Kepala Desa Sukau Datang Satu, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, mendadak emosi saat diwawancarai Selasa malam Rabu, (02/11 2021) di kediamannya Desa Sukau Datang Satu.

Suan mendadak emosi saat Wartawan gegeronline.co.id yang tengah mewawancarainya seputar penggunaaan Dana Desa (DD) selama tiga tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020, menanyakan berapa jumlah total Dana Desa (DD), untuk membangun Embung Desa.

Bacaan Lainnya

Dari data yang dihimpun gegeronline, sebelum menemui Kades Asuan telah mendapat keterangan dari berbagai pihak, khususnya para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukau Datang Satu, menjelaskan mereka tidak tahu jumlah dana yang dikucurkan, karena Kades Suan tidak memberitahukannya.

Pengancaman yang dilakukan Suan, baru batas omongan (pembicaraan), saya satu tahun lagi jadi Kades, saya tidak takut dengan bekas Tentara itu, maksudnya Syafrudin, yang kini menjabat Kepala Perwakilan Media Geger Kabupaten Lebong dan Bengkulu Utara, yang bermarkas di Desa Limau Fit Kecamatan Lebong Sakti.
Seraya langsung memukul meja dan mengalihkan perhatian dengan mengatakan secara pribadi Syafrudin alias Afek mamak saya (paman), secara Wartawan saya tidak takut. Tunggu saya berhenti jadi Kades, saya tidak takut dengan bekas tentara itu, sampai menunjuk ke Afek (Syafrudin, red).

Afek sendiri dalam laporannya kepada redaksi Gegeronline, mengatakan saya menghargai Asuan selaku Kades dan wawancarai didepan rumahnya (dalam pekarangan) dulunya bekas Kantor Kepala Desa tandasnya.

Kalau kejadiannya TKP (Tempat Kejadian Perkara) dijalan umum, insyaallah minimal saya bertahan. Iya, kita lihat bagaimana tarinya, sebagai bekas tentara saya pernah dilatih untuk perang, saya tidak terlalu takut menghadapi keadaan seperti gertakan Suan itu.

Dan dunia Wartawan tidak dilatih untuk berkelahi, kami diberi pembekalan oleh Pempred Geger, memahami tugas dan tanggungjawab terhadap setiap berita yang ditulis dan disiarkan. Dengan tiga tugas pokok (utama), menyampaikan berita-berita seputar kemajuan pembangunan disegala bidang yang telah dicapai.

Kedua menyampaikan Berita Budaya, Seni, Sastra dan Hiburan dan ketiga menyampaikan berita Sosial Kontrol, semua bagi kepentingan public tandas Afek.
Dan kami ditekankan oleh redaksi untuk menjaga dan menghargai, dan memberikan ruang dan waktu yang setara dalam memberikan hak jawab, bantah, sanggah dan hak menyampaikan keterangan seluas-luasnya kepada setiap orang, yang terkait dalam pemberitaan.

Maka berita masalah dugaan adanya penyimpangan dari pembangunan Embung Desa di Desa Sukau Datang Satu, kami konfirmasikan kepada anggota BPD dan Ketuanya, serta kepada kades Suan, sempat emosi itu, jelas Afek.

Kami menjalankan tugas sebagai Kontrol Sosial (Sosial Kontrol) dilandasi dengan UU No.40 tahun 1999 tentang Pers. UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Petunjuk investigasi Reporting artinya penyelidikkan kelapangan guna menjawab informasi (berita) yang simpang siur, apa sebenarnya yang terjadi sesungguhnya, jelas Afek.

Pembangunan Embung untuk wadah penampungan air, guna mengantisipasi kekeringan bila kemarau sampai, dan penggunaan air bagi masyarakat, termasuk keperluan usaha Pertanian dan lain sebagainya, maka chek dan richek dilakukan kelapangan, jika bisa secara detail, agar setiap bangunan bisa memberikan azasmanfaat jangka pendek dan panjang sebagai tujuan akhir pembangunan (untuk masyarakat), bukan asal dibangun ujarnya.
Dari tiga tahun anggaran Embung Desa Sukau Datang Satu dibangun, sebagai waduk penampung debiet air, terlihat dilapangan kedalamannya masih dangkal, berapa m3 daya tampungnya tidak diketahui, dana yang digunakan keseluruhan pihak BPD yang mengsahkan anggarannya dan menerima bangunan, mengaku tidak tahu menahu, inikan aneh. Ada apa dibalik semua ini, papar Afek.

Dan disekitar Embung Desa itu, juga tidak ada Persawahan atau cadangan lahannya. Embungnya Dangkal, kedalamannya belum diketahui, karena Kades Suan, emosi saat ditanya Wartawan media ini.
Emosinya kades Suan, dengan cara memukul meja dan menunjuk-nunjuk kearah Kepala Perwakilan Gegeronline, terekam dalam camera Wartawan dalam bentuk video, sebagai barang bukti dan telah dilaporkan ke redaksi media ini. (***/hi).

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *