Rumor Miring Jadi Pejabat di Kota Sungai Penuh Pakai Uang ?

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID – Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir dan Wakil Walikota Alvia Santoni belum sepenuhnya melakukan perombakan besar – besaran seperti yang telah digaungkan.

Pelantikan pejabat eselon itu dilakukan dengan ‘mencicil’ dan hanya menerpa Dinas instansi yang anggarannya minim. Sedangkan instansi dengan anggaran besar, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan hanya sebagian yang dilakukan pergantian.

Bacaan Lainnya

Desas – desus dikalangan ASN pun kini beredar. Rumor miring menerpa Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir. Rumor beredar bahwa setiap pejabat yang dilantik ada tarifnya, tergantung dari basah atau tidaknya jabatan yang diemban.

“Sekarang ini macam – macam informasi beredar dan sudah menjadi gosip dikalangan ASN Dinas instansi. Untuk menjadi pejabat harus pakai uang segala,” ujar sumber.

“Informasinya, untuk menjadi pejabat hubungi saja si A (salah seorang pejabat BKPSD). Masih ada yang kosong itu,” urai salah seorang ASN yang mendengarkan rumor miring untuk menduduki pejabat di Kota Sungaipenuh.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir dalam apel pagi Senin kemarin, mengutarakan kepada ASN Kota Sungai Penuh bahwa untuk menjadi pejabat tidaklah berbayar.

“Waktu apel kemarin, Walikota Ahmadi dengan nada yang tinggi mengungkapkan untuk menjadi pejabat tidak ada pakai uang, agak sedikit emosi beliau itu saat menyampaikan apel Senin kemarin,” jelas sumber.

“Kalau pakai uang, bisa saja langsung saya minta uang kepada yang bersangkutan. Tidak perlu pakai perantara,” kata dia menirukan ucapan Ahmadi Zubir saat menyampaikan apel Senin kemarin.

Tingginya nada Walikota Sungai Penuh saat amat mengherankan para ASN yang ikut apel Senin kemarin.

“Cukup tinggi nada Walikota saat menyampaikan apel tentang bantahan untuk menjadi pejabat pakai uang. Heran juga kami,” tutur salah seorang ASN lainnya.

Salah seorang ASN lainnya mengaku bahwa dia dihubungi oleh salah seorang, supaya mempersiapkan untuk menjadi pejabat di lingkup Kota Sungai Penuh. Namun, dia tidak menyampaikan jabatan apa yang diutarakan.

“Saya ada dihubungi oleh seseorang, orang itu mengungkapkan supaya siap – siap untuk dilantik menjadi pejabat,” ungkap sumber.

“Langsung saya katakan. Kalau pakai uang ya, maaf saja, karena saya tidak ingin membeli jabatan. Dan darimana saya mau cari uang dan cari penggantinya nanti,” sambungnya.

“Dia lalu menjawab tidak ada pakai uang. Ikut saja lah kata dia,” lanjutnya.

“Ya, kita lihat saja nanti. Ntah iya ntah ndaknya. Kalau pakai uang, tidak mau saya,” ungkapnya.(red)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *