Ini Tanda-tanda Terkena Virus Omicron dan Cara Mengatasinya 

  • Whatsapp
Tanda-tanda terkena virus Omicron (Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen) 

JAKARTA,GEGERONLINE.CO.ID – Tanda-tanda terkena virus Omicron tidak selalu mudah dikenali karena mirip keluhan sehari-hari, seperti batuk-pilek dan flu. Namun dipastikan, gejala pada varian ini relatif lebih ringan dibanding varian sebelumnya.

“Gejalanya mirip memang (dengan flu biasa) batuk, pilek, hidung tersumbat kemudian cairan di hidung atau meler, dan juga rasa lesu, lemah, demikian kadang demam, ini mirip flu biasa,” kata dr Erlina Burhan, Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), pada konferensi pers baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Konsultan senior pulmonologi dan perawatan klinis RS Global Parel di Mumbai, dr Harish Chafle, membagi tanda-tanda terkena virus Omicron menjadi 3 kategori:

Tanda-tanda terkena virus Omicron yang Paling Umum  :

Demam

Batuk

Kelelahan

Kehilangan indra penciuman dan rasa

 

Tanda-tanda terkena virus Omicron yang Kurang Umum :

Sakit tenggorokan

Sakit kepala

Nyeri

Diare

Ruam kulit

Perubahan warna pada jari tangan atau kaki

Mata merah atau iritasi

 

Tanda-tanda terkena virus Omicron yang Tergolong Serius :

Kesulitan bernapas atau sesak napas

Kehilangan bicara atau mobilitas

Kebingungan

Nyeri dada

 

Selain itu, ada juga laporan yang menyebut tanda-tanda terkena virus Omicron bisa ditemukan saat buang air besar (BAB). Laporan John Hopkins Medicine menunjukkan bahwa sekitar 20 persen pasien COVID-19 cenderung mengalami diare ketika terpapar varian Omicron.

Diare perlu dicurigai sebagai tanda-tanda terkena virus Omicron jika disertai dengan gejala lain seperti flu.

Bagaimana cara mengatasi tanda-tanda terkena virus Omicron?

Cara Dapat Obat Gratis

Pasien Omicron yang mengalami gejala ringan juga bisa mendapatkan obat gratis dari Kementerian Kesehatan. Berikut alur mendapatkan obat gratis

Pasien melakukan tes PCR di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kemenkes.

Jika hasil tesnya positif, laboratorium penyedia layanan tes COVID-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kemenkes (NAR) dan pasien akan menerima pesan WhatsApp (WA) dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Apabila tidak mendapatkan pemberitahuan melalui pesan WA, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri melalui situs https://isoman.kemkes.go.id.

Setelah mendapatkan pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring atau online dengan dokter di salah satu dari 17 platform layanan telemedicine.

 

Sumber : Detikcom

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *