Perundingan Belum Temui Titik Terang, Sampah di Sungai Penuh Kembali Menumpuk dan Berserakan

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID – Perundingan antara Wakil WalikotaSungai Penuh Alvia Santoni yang mewakili Walikota Ahmadi Zubir dengan perwakilan warga Desa Sungai Ning di kantor Kepala Desa aJum’at (22/7/2022) sore kemarin hingga kini belum menemui titik terang.

Opsi warga yang menuntut agar Pemkot Sungai Penuh hanya diperbolehkan menggunakan lokasi Renah Padang Tinggi (RPT) sebagai Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) hanya berlangsung 2 bulan kedepan.

Bacaan Lainnya

Dengan persyaratan adanya penyataan tertulis dari Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir. Dalam pertemuan yang berlangsung dikantor Kades itu, juga dihadiri oleh Sekda Kota Sungai Penuh Alfian dan kepala OPD.

“Perundingan tadi belum ada titik terang. Wawako dan Sekda koordinasi dulu dengan Walikota, karena keputusannya tetap dengan Walikota Ahmadi,” ujar warga Sungai Ning.

Sementara itu, sampah pada hari Jumat kemarin sebagiannya sudah diambil oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh, paska belasan truk DLH yang dijaga ketat oleh Sat Pol PP dan Dishub dalam pengawasan Polisi.

Namun, hingga Sabtu ini, sampah kembali menumpuk dan berserakan dijalan.

“Kemarin sampah sempat diambil, sekarang menumpuk lagi,” ujar warga

Warga lainnya, juga mengaku sampah sekarang sudah menumpuk kembali. Bahkan, warga tersebut mengungkapkan sebelumnya saat pidato Sholat Idul Adha Walikota Ahmadi mengungkapkan persoalan sampah sudah selesai.

“Pak Walikota Ahmadi saat pidato solat Idul Adha menyampaikan persoalan sampah sudah selesai. Tapi sekarang, kok tambah parah jadinya,” tutur warga. (Tim)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *