Pakaian Sekolah Gratis Dikbud Rejang Lebong, Dipertanyakanan ?

  • Whatsapp

Laporan: Eka Putra Jaya

KOTA CURUP,GEGERONLINE.CO.ID
Salah satu pasal yang mengatur hak warga Negara, adalah pasal 31 UUD 1945 merupakan bagian dari Bab XIII tentang Pendidikan.Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercantum dalam alenia ke empat Pembukaan UUD 1945, adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini Negara telah melakukan menganggarkan Bantuan untuk kelancaran Proses belajar mengajar, yaitu berupa Bantuan operasional sekolah (BOS) dan lain nya. Secara keseluruhan dana untuk pendidikan, harus diadakan oleh Negara 20 % dari jumlah anggaran APBN yang ada.
Begitu juga yang telah di lakukan Pemerintah Daerah (PEMDA) Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dalam visi misi nya, antara lain Sekolah Gratis dan Seragam Gratis.

Awak Media Geger Online pada 5 juli 2022 menemui Kabid Diknas SMP yaitu Pak Dedy Warsito, S.Ip di ruang kerjanya menanyakan tentang Seragam Sekolah Gratis yang hingga hari ini belum juga dilaksanakan. Dedy terkesan hati-hati menjelaskannya?.
Menurut keterangan dari Pak Dedy Warsito, seragam gratis tersebut hanya untuk kelas 1 SD dan kelas 1 SMP, yaitu Putih Biru dan Batik untuk SMP serta Merah Putih dan Pramuka untuk SD, masing-masing satu Stel seragam.

Mengenai Nominal Anggarannya masih glondongan ujar Pak Bayu Panji Stiaji, ST, yang saat itu di panggil Pak Dedy ke ruang kerjanya untuk ikut memberikan keterangan, rinci dan jelas.Mengenai Tekhnis Pelaksaan sedang di pelajari, lelang E katalog ujar Pak Bayu sebagai PPTK (Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan) nya.

Pada 13 Juli 2022, kembali Wartawan Geger Online menemui Pak Reza Fakhlevi, SH Selaku Kadis Dikbud Rejang Lebong di ruang kerjanya, juga mengkonfirmasikan mengenai seragam sekolah gratis tersebut.
Harapannya kemarin kita laksanakan di awal tahun 2022, tapi kenyataannya ada beberapa tehknis yang belum siap ujar Pak Reza, di antaranya rekening dan anggaran tersebut ada yang tidak pas, maka harus di laksanakan di perubahan anggaran, insyaallah setelah perubahan anggaran tri wulan ke empat mulai di laksanakan, harapannya seragam itu bagus dan tak bermasalah. Karena belum begitu jelas mengenai berapa besaran nominal anggaran seragam sekolah geratis tsb, Awak media coba mencari tau ke Ketua DPR Rejang Lebong Pak Mahdi Husen.

Terkakait dengan besaran anggarannya, sampai hari ini Saya lupa, mungkin dikisaran mendekati 4M ujar Pak Mahdi Husen, masalah Pelaksanaannya leading sektornya ada di Diknas kata Pak Mahdi kepada Geger Online.
Saat di tanyakan mengenai misi Bupati ada 9 point, di point no 7 menyebutkan : mewujudkan kawasan berbasis potensi lokal (Pertanian, Pariwisata) Ekonomi Kreatif untuk mempercepat Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Masyarakat yang berkelanjutan.

Kaitannya dengan seragam geratis, kenapa tidak memberdayakan usaha masyarakat dalam hal ini penjahit lokal yang ada puluhan di Kota Curup dan sekitar nya, persoalannya ini di bagikan dalam bentuk dasar kata Pak Mahdi, lain persoalan jika ini di kerjakan Pabrik, harus kita pertanyakan kenapa tidak mendorong UKM, (Usaha Kaecil Menengah), tinggal di atur bagi kapling, tetap kita pantau karena kita di DPR ini tuga kita melakukan Pengawasan, Penganggaran kita juga diBugeting, sejauh mana Penggunaannya, katanya mengakhiri obrolan Wawancara di Ruang Tamu Ketua DPR.

Sangat disayangkan ketika Geger Online pada 3 Agustus 2022 menunggu kurang lebih 3 jam untuk dapat ketemu dan Wawancara dengan Drs Syamsul Effendi,MM, sebagai Bupati Rejang Lebong, tak dapat terlaksana dan tak ada Penjelasan dari Staf maupun Ajudan, apakah bisa ketemu untuk Wawancara atau tidak, sampai Bupati keluar dari ruang kerjanya menjelang tengah hari. Tidak ada penjelasannya. (BEO.co.id/ ***).

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *