Pencairan Dana BOS Lebih Mudah Diera AJB Dibanding Ahmadi

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID – Berubahnya pola pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) membuat sejumlah Kepala Sekolah dan Guru Honorer Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi semakin bingung. Padahal, saat pemerintahan Walikota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri (AJB) proses pencairannya mudah dan sesuai dengan Juknis Menteri Pendidikan Nasional Repubik Indonesia (Mendiknas RI).

Ini berbeda dengan pemerintahan Walikota Ahmadi Zubir, proses pencairannya semakin rumit dan berproses panjang.

Bacaan Lainnya

“Kalau dahulu Zamannya (AJB) tidak rumit. Mana sekolah yang lengkap administrasinya, langsung disetujui pencairannya,” kata sumber

“Kalau sekarang, mana sekolah yang sudah lengkap administrasinya belum dicairkan juga. Informasinya, tunggu sekolah lain yang belum lengkap melengkapinya. Ya, mungkin dan bisa dicairkan secara serentak,” ujar sumber

“Padahal, apa salahnya mana sekolah yang sudah lengkap terlebih dahulu dicairkan saja. Masa harus menunggu sekolah lain,” ujar sumber

Selain itu, menurut sumber, persetujuan pencairan dana BOS yang juga minim dan jauh dari harapan, sehingga, honor guru sukarela tidak dapat dibayarkan.

Sumber lainnya juga mengungkapkan, proses pencairan dana BOS era Ahmadi ini sangat rumit dan proses administrasinya mengalami penambahan.

Padahal, kalau diikuti Juknis tidaklah begitu berat. Namun, ada penambahan persyaratan dimana program untuk pengajuan dana BOS disesuaikan dengan visi dan misi Walikota.

“Inikan dana Pusat, ya sesuai dengan Juknis tentunya. Kalau ada penambahan sesuai dengan visi dan misi Walikota, ini membingungkan” terangnya

“BOS itu kan dana Pusat sesuai dengan Permendiknas. Kalau ditambah dengan program Walikota, tentu anggarannya dari daerah lah,” ujar sumber

“Yang jelas, proses pencairan dana BOS era Pak Ahmadi ini rumit. Enak era Pak AJB lagi. Masa iya, dana BOS dicairkan itu beda – beda, ada 5 persen dan ada yang 30 persen. Berbeda dengan pak AJB sebelum ini,” ujar sumber

Kabid Diknas Roli Darsa membenarkan bahwa pencairan dana BOS Kota Sungai Penuh ada penambahan yang disesuaikan dengan visi dan misi Walikota Sungai Penuh.

Bahkan, dirinya mengaku, sosialisasi sudah dilakukan jauh sebelum ini dan bukan mendadak. Bahkan, dirinya juga mengungkapkan akan buka bukaan tentang penggunaan dana BOS yang dilakukan di sekolah.

“Seluruh peruntukkan Dana BOS Sudah disosialisasikan dan di Asistensi Bang, Dari Akhir 2021 dan Awal 2022, Itu Ado Suratnya” ujar Roli

“Tata Kelola Dana BOS Itu Tupoksi Instansi Dinas Pendidikan dan Satuan Pendidikan,” terangnya

Untuk diketahui, Kabid Dikdas Roli Darsa sebelumnya juga memegang jabatan yang sama di era Pemerintahan Asyafri Jaya Bakri. Dan sekarang masih menjabat diposisi yang sama di era pemerintahan Ahmadi – Antos. (Red)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *