Keberadaan Wanita Lesbi di Rumah Kos di Kota Sungai Penuh Resahkan Warga

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Warga Kota Sungai Penuh Resah dengan maraknya keberadaan beberapa wanita Lesbi atau LGBT di kos-kosan dalam wilayah Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Pasalnya, sejumlah rumah kos-kosan tersebut diduga dijadikan tempat wanita lesbi melampiaskan nafsu Sesama jenis. Bahkan Pasangan lesbian itu tidak malu-malu mempelihatkan kemesraanya dimuka umum.

Awalnya warga tak menaruh curiga, rumah kos-kosan tersebut menjadi tempat kaum lesbian. Parahnya lagi, mereka kerap memperlihatkan kelakuan yang dianggap tidak wajar seperti memanggil pasangannya dengan panggilan Mami Papi.

Bacaan Lainnya

Willy, salah satu warga Kota Sungai Penuh, kepada Gegeronline,co.id, Rabu (31/8/2022) menerangkan, fenomena tersebut diperkirakan sudah berlangsung selama 3 (tiga) tahun. Bahkan, warga pernah melihat pasangan sejenis tengah melakukan perilaku menyimpang di dalam kamar kos.

“Warga sebenarnya sudah geram dengan keberadaan mereka. Hal ini sudah dilaporkan pada pemilik kos. Tetapi, pemiliknya seakan melindungi. Pengurus kosan malah menjawab, jangan urusin orang lain yang penting mereka bayar,” kata Willy.

Hingga kini, belum ada tindakan tegas dari pemerintah setempat atau pun pemilik kos-kosan. Sebab itu, ia bersama warga lainya meminta aparat Kepolisian dan Satpol PP harus segera menyikapi dan bertindak.

“Kota Sungai Penuh ini harus steril dari orang yang menyukai pasangan sesama jenis. Karena itu penyakit yang dapat menular. Jangan biarkan kaum lesbi berkembang, jika ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah dan Kepolisian tidak menuntut kemungkinan warga akan mengambil tindakan sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu sumber juga membenarkan hal tersebut, maraknya dugaan lesbian di Kota Sungai Penuh sudah berlangsung sejak lama.

“Padahal, kami sudah memberi tahu kepada pemilik kosan. Tapi, jawabannya tidak mengenakkan hati. saya merasa kecolongan ditambah para pemilik kos-kosan enggan melapor dan memberikan data jika ada penghuni baru,” pungkas sumber yang minta namanya untuk tidak ditulis. (DP)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *