Ketua Organisasi Harus Berwawasan Luas Kedepannya

  • Whatsapp

Organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi Kepemudaan (OKP), Forum, dan Organisasi Partai Politik dan sejumlah organisasi lainnya secara kelembagaan Ketua/ Pimpinan dan Pengurusnya harus berwawasan kedepannya, guna mendukung jalannya pembangunan disuatu daerah, Kabupaten, Kota dan Propinsi seluruh Indonesia, untuk kemakmuran masyarkat.

Ormas, OKP, Forum dan Partai Politik, terus tumbuh dan berkembang ditanah air kita ini, contoh terkini di Kerinci dan sejumlah daerah lainnya dalam Propinsi Jambi, Bengkulu dan tetangga dekat lainnya.

Bacaan Lainnya

Tercatat di Kerinci, dalam bulan September 2022 ini berdiri sebuah FORUM: WARTAWAN DAN LSM TIGO LUHAH TANAH SEKUDUNG KERINCI, dengan pengurus barunya dan ALIANSI WARTAWAN KERINCI MUDIK, dua forum beranggotakan wartawan-wartawan ‘’berbakat, peduli dengan informasi yang berkembang’’ bagian tak terpisahkan dari salah satu ‘’corong masyarakat Kerinci’’ sebagai tempat menitipkan pesan memperjuangkan Demokrasi dan informasi (Kebebasan), berpendapat tertulis dan lisan didepan umum.

Mungkin esok atau lusa akan berdiri forum-forum Wartwn lainnya, misalnya Aliansi/ Forum Wartawan Kerinci Tengah dan Forum Wartawan Kerinci Hilir, dengan harapan tetap memperjuangkan ‘’kebesan berpendapat, tertulis dan lisan didepan umum, secara damai dan demokratis’’ Independen dan professional.

Dengan harapan semua pihak siap menerima hasilnya secara demokratis dan tidak neko-neko? Karena ini forum Wartawan dalam penyampaian informasi, dijamin kebebasannya berdasarkan UU No.40 tahun 1999 tentang Pers, yang dilengkapi dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Wartawan Indonesia, sebagai pedoman (etika kerja) para Jurnalist.

Dan sekaligus sebagai Forum, untuk memperjuangkan ‘’hak-hak masyarakat, yang berdaulat memberi dan menerima informasi, setara dimata publik’’ dan sekaligus ‘’berani mengkrtisi jalannya sistem pemerintahan otonomi yang demokratis, dalam membangun kepentingan masyarakat Kerinci, siapapun Bupati/ Kepala Daerah dan walikota Sungai Penuh yang memimpin Kerinci dan Kota kedepannya?.

Organisasi/Forum berani menyampaikan pendapat, jujur, professional menyampaikan kritik pedas sekalipun pada Pemerintah daerah Kabupaten dan Kota, yang merupakan satu kesatuan dalam wadah besar Suku Bangsa Kerinci, untuk membangun diri kedepannya, dimulai dari sektor Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, dan tidak bermaksud mengabaikan sektor lainnya?.

Kenapa harus dimulai dari tiga sektor tersebut?. Jawabannya mungkin beragam pendapat dari elemen warga masyarakat, mulai dari masyarakat awam, akedemisi, bisnismen, para Petani, Pedagang, dewan perwakilan rakyat yang terhormat, TNI/ Polri dan Pemkab Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Ekonomi yang baik untuk memenuhi hajat hidup bagi setiap orang (nyawa), menjalankan kehidupannya untuk setiap waktu, minimal bisa makan tiga kali sehari atau sesuai kebiasaan dan kebutuhan raga (fisiknya).

Kedua sektor Kesehatan, setiap manusia butuh hidup sehat. Guna menggerakkan tubuh secara fisik untuk bekerja mencari kehidupan, dimulai dari seteguk air, sesuap nasi. Karena hanya di dalam tubuh dan jiwa yang sehat akan terdapat pemikiran yang sehat, untuk melahirkan ide, gagasan dan program dalam mencapai tujuan bersama, adil, sejahtera dan makmur. Sejahtera dan makmur berkeadilan, adil dalam kemakmuran.

Ini adalah bagian dari tugas kita semua untuk program pembangunan, sebagaimana sedang dilaksanakan Bupati/ Kepala Daerah Kabupaten Kerinci, DR.H. Adirozal, MSi, ‘’MEMBANGUN KERINCI LEBIH BAIK BERKEADILAN.’’

Maka kita semua, apa lagi secara organisasi melalui Partai Politik, Ormas, OKP dan Forum Organisasi dan organisasi Profesi seperti, Jurnalist, Advokat, Sosial dan Keagamaan. Harus berwawasan kedepannya untuk mendukung percepatan gerakkan ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Dalam pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/ Kota dan Propinsi secara organisasi Masyarakat dan Masyarakat Forum Wartawan dan LSM Tigo Luhah Tanah Sekudung, Kerinci dan Aliansi Wartawan Kerinci Mudik. Harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam mendukung percepatan pembangunan pro dan memberimanfaat bagi masyarakat sebagai tujuan akhir pembangunan.

Karena perannya harus ada keberanian menyampaikan saran, pendapat, masukkan dan Kritik pedas sekalipun kepada Bupati/ Kepala Daerah, Walikota dan Gubernur, untuk memperbaiki jika terdapat kejanggalan/ketimpangan dalam pembangunan demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakatnya.

Dan ‘’jangan sekali-kali, menjadi alat penguasa mencari pembenaran itu sendiri, seharusnya yang dikedepankan kebenaran, sekalipun pahit,’’

Makanya para pimpinan/ ketua dan pengurus Forum harus berwawasan luas kedepannya dan cerdas mengmbil sikap mendukung proses pembangunan seperti yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, (Adirozal-Ami Taher) atau dipopulerkan tempo hari dengan sebutan ‘’Adzan’’

Dan membangun Kerinci Lebih Baik Berkeadilan (KLB Berkeadilan), dengan harapan masyarakat Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan masyarakat Kerinci meningkat kesejahteraannya dan makmur.

Untuk mencapai harapan tersebut harus kita akui tidak mudah, bak membalikkan telapak tangan, tanpa kerja keras dan membangun kebersamaan.

Namun dengan membangun kebersamaan, dan meminjam istilah ‘’berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, insyaallah akan bisa dicapai, dengan dasar berpijak diatas kejujuran dan kebenaran, bekerja keras, creative dan inopative.

Jika dari kerja keras itu, mendapatkan hasil ‘’jangan sekali-kali, menjadi Mansur, istilah kren terkini makan surang’’ jika ini terjadi-terjadi, awal dari keruntuhan. Apa lagi melupakan kaum miskin, miskin dipedesaan dan miskin perkotaan.

Maka peran organisasi, yang berdasarkan Panca Sila, UUD 1945, dan UU terkait lainnya dalam melaksanakan pembangunan dan pengawasannya harus dilaksanakan dengan dukungan dan pengawasannya secara berani dan professional, dengan dasar jujur dan bertanggungjawab, untuk menghasilkan Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikkan, dengan tidak mengabaikan sector lainnya.

Maka bantuan kita semua, baik pemikiran, tenaga, kritik sekalipun pedas, kepada Pemdakab Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dalam mengelola keuangan daerah, pengucuran dana alokasi khususu (DAK) dan melaksanakan pembangunan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan, siapapun pemimpin yang akan menjadi orang nomor satu / menjabat bupati – kepala daerah/ walikota yang memimpin kedepannya.

Peran dan fungsi dewan perwakilan rakyat dalam organisasi Legislatif sangat penting pelaksanaannya secara riil, nyata dengan melibatkan semua elemen organisasi/ forum dan masyarakat luas. Dengan berjalannya pengawasan yang baik dari dewan yang terhormat itu, dan pengawasan dari lembaga non pemerintah, organisasi/ forum dan pengawsan dari aktivis masalah Sosial kemanusiaan, kita berharap KLB Berkeadilan menjadi kenyataan ditengah masyarkat. (***)

Saran, kritik, pendapat dan masukkan dari pembaca yang budiman ditunggu dan akan dimuat apa adanya.

Penulis : Ketua DPD-Komite Wartawan Reformasi Indonesia, Pemimpin Redaksi GEGERONLINE.CO.ID/ BEO.co.id Group, pengamat masalah Kemiskinan, Putra asli Kerinci, tinggal di Bengkulu.

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *