Asisten I Pemkab Kerinci Bantu Warga Gotong Royong Jalan Rusak Rp. 2000

  • Whatsapp

Laporan : M. Marhaen 

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID– Tingginya rasa kebersamaan antara pejabat Negara/ daerah, anggota dewan Kerinci dan masyarakat, dalam mengatasi sejumlah Link Jalan Kabupaten Kerinci yang hancur, antara lain Lubuk Pandak Kelurahan Siulak Deras-Sungai Batu Gantih Hilir, Kecamatan Gunung Kerinci, Kerinci, Jambi, ditimbun secara gotong royong.

Bacaan Lainnya

Dalam Gotong Royong bersama (25/9/2022) Minggu, sempat dilewati Asisten I (Satu) Bidang Pemerintahan dengan menggunakan mobil dinas Plat merah, dari arah Siulak Deras ke Simpang Tutup, (rumah keluarga) dan sempat berhenti di Lubuk Pandak, dengan memberikan sumbangan Rp.2000,- (dua ribu rupiah), tanpa diminta. Terima kasih pak Asisten, ujar para pekerja.

Sementara dua pedagang keliling Tukang Es membantu Rp.5000,- (lima ribu rupiah), Tukang Ikan membantu Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah), mereka berharap jalan dititik rawan Lubuk Pandak, yang hancur total itu, bisa lancar dan aman dilewati.

Mereka bahu membahu membantu alakadarnya. Ada yang menyumbangkan tenaga, material, dana seikhlasnya, dan pemikiran.

Sementara itu, Irwandri Mantan Ketua Komisi III DPRD Kerinci, kini berada di Komisi 1, dari Partai Gerindra membantu 12 truk batu pasir dan tanah diperkirakan senilai Rp.3.000.000,- (tiga juta rupiah), Alhamdulillah kini sudah dapat dilewati masyarakat yang lalu lalang dari Pasar dan Kelurahan Siulak Deras ke Desa Sungai Batu Gantih Hilir, Sungai Batu Gantih, Simpang Tutup, Suko Pangkat, Air Betung, Sungai Betung Mudik, (jalur kanan) dari Simpang Tutup.

Dan masyarakat Tanjung Genting, Tanjung Genting Mudik dan Sungai Gelampeh, disebut masyarakat 11 Desa di mudik.

Gotong royong dilakukan hari Minggu dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, sampai selesai oleh masyarkat Sungai Batu Gantih Hilir, terutama anak-anak muda (pemuda), Nampak hadir Nursal, S.Sos alias Gusnur aktivis LSM BPPK-RI, bidang Intelijen anak buah dari Jonson Panjaitan, sang pengacara kondang itu.

Gusnur, mengatakan ‘’bantuan seperti itu, bukan besar kecilnya nilai, tapi rasa kebersamaan yang dalam seperti ‘’pak Shellhanuddin Asisten I Pemkab Kerinci bidang Pemerintahan membantu Rp.2000,- (dua ribu rupiah) terima kasih pak. Seraya sempat tertawan lebar?.

Pedagang buah Keling membantu Rp.20.000,- Tukang Kue dari Kota Sungai Penuh Rp.20.000,- Tukang Sate Keliling Rp.20.000,- menyumbang dari keuntungan jualanya. Mereka terima kasih jalan itu sudah bisa dilewati dalam keadaan aman dan lancar, ujar mereka. Terima kasih pak.

Selama ini, jalan dalam keadaan hancur diitik rawan Lubuk Pandak itu, sudah menelan banyak korban yang jatuh dan barang-barang bawaan mereka hancur berserakkan, kini sudah aman kata ‘’pak Zul’’ warga Tanjung Genting, tinggal di Lubuk Tabun, yang juga ikut bergotong royong pada Minggu, guna kelancaran transportasi dan kepentingan bersama, tandasnya.

Masyarakat yang melewati jalur ini, selain warga dari 11 Desa dimudik, para petani dari berbagai desa lainnya di Kecamatan Gunung Kerinci dan Siulak antara lain dari Desa Lubuk Nagodang, Sungai Lebuh, dan para pedagang keliling, pengusaha kayu manis (kulit manis) dan para pedagang keperluan rumah tangga dan lainnya.

Mereka melihat gotong royong dilakukan anak muda-muda, saat lewat maka mereka bantu sesuai kemamuan mereka tanpa diminta atau dipaksa.

Uang yang terkumpul mereka belikan rokok dan gula kopi bukan dibawa pulang untuk keluarga.

Irwandri yang datang ke lokasi di Lubuk Pandak selain membantu material juga membantu uang rokok pekerja, juga tidak diminta. Irwandri, mengatakan apa yang bisa kita lakukan sesuai kemampuan, sudah seharus kepentingan masyarakat prioritas utma, ujarnya.

Termasuk bantuan dari ‘’Pak Shellhanuddin’’ sebanyak Rp. 2000,- (dua ribu rupiah), mereka ucapkan terima kasih.

Dan terima kasih pada semua pihak yang membantu perbaikan dan penimbunan jalan tersebut, baik bantuan tenaga, pikiran, dana walaupun sedikit ini merupakan support untuk kebersamaan, kata ‘’Buya Gusrnur’’ pada bagian lain keterangannya.

Dari data dan keterangan diperoleh redaksi BEO.co.id, Link Jalan Siulak Deras – Sungai Betung Mudik (jalur kanan) dan kiri ke Tanjung Genting dan Sungai Gelampeh merupakan jalan vital (jalan ekonomi) masyarakat 11 Desa dimudik, untuk kepentingan usaha masyarakat mencari kehidupan sehari-harinya.

Dan jalan ini masuk dalam 10 program unggulan Bupati Kerinci Adirozal, dengan visi dan misinya, Kerinci Lebih Baik Berkeadilan (KLB-Berkeadilan) tentu dianggarkan lewat APBD Dana Alokasi Umum (DAU) dan atau APBN bantuan dari Pemerintah Pusat jika diperjuangkan.

Ternyata sejumlah link yang hancur itu, termasuk Simpang Tutup – Suko Pangkat, dan Simpang Tutup Sungai Gelampeh, sebagaimana diberitakan BEO.co.id, sebelumnya. Dan kerusakannya sudah menahun hingga 2022. Belum dibangun kembali program Pemkab Kerinci, dibawah KLB Berkeadilan….?

Dan Pak Shellhanuddin, tentu sudah lama tahu kondisi jalan ini, karena beliau mantan Camat Gunung Kerinci, kini menjabat Asisten 1 Pemdakab Kerinci papar wrga, kepada awak media ini, yang ikut bersama warga melakukan gotong royong bersama. (***).

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *