Pemkot Campur Tangan Kelola ADD di Sungai Penuh? Sumber : Mereka Lagi Mikir Anggaran Mana Untuk Beli Mesin Pencacah

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Pemerintah Kota Sungai Penuh diduga turut campur terlalu dalam mengurus Anggaran Dana Desa (ADD) untuk 16 Desa yang menjalankan proyek TPS-3R ‘pilot proyek’ Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir – Alvia Santoni.

Proyek TPS-3R yang disebut – sebut program naik ‘ditengah jalan’ karena tidak ada dalam RKPDes dikabarkan sudah kehabisan dana.

Bacaan Lainnya

Apalagi dana yang disediakan yang bersumber dari pengurangan ADD Desa lain tidak mencukupi. Dimana rumusan pembagian ADD itu diatur dalam Peraturan Walikota Sungai Penuh Nomor 5 Tahun 2022.

Bahkan, disebut-sebut Dana Desa dari perintah pusat yang diperuntukkan bagi ketahanan pangan telah digunakan untuk pembelian mesin pembakar.

“Kita mendapatkan informasi dalam APDes Perubahan ini akan dilakukan pengadaan mesin pencacah. Kalau tidak ada anggarannya, jangan dipaksakan lah. Kasihan para Kepala Desa,” ujar Direktur LSM Geger.

“Bagaimana Kades itu nantinya mempertanggung jawabkan anggarannya nantinya. Baik itu DD dan ADD,” terangnya

“Kita minta Pemkot Sungai Penuh untuk terbuka kepada masyarkat dalam pelaksanaan pilot proyek Walikota dan Wakil Walikota. Sehingga dana yang milyaran ini tidak sia sia,” tegasnya

Sementara itu Kadis Pemdes Kota Sungai Penuh Syahran Efendi dikonfirmasikan belum ada jawaban ketika dikonfirmasikan melalui telepon WhatApps dan dikonfirmasikan melalui pesan singkat di WhatApps belum juga ada jawaban.

Hingga berita ini dipublis belum ada jawaban resmi dari Syahran Efendi selaku Kadis Pemdes Kota Sungai Penuh. (Tim)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *