PT Ryu Putra Perkasa Kembali Beroperasi di Daerah Bukan Pertambangan

  • Whatsapp

CURUP,GEGERONLINE.CO.ID-Entah dengan cara apa, PT. Ryu Putra Perkasa berani melawan Peraturan Daerah (Perda) Rejang Lebong Nomor 8 tahun 2012, kini sudah berumur 10 tahun. Aneh tapi Nyata PT. Ryu Putra Perkasa berhasil memperoleh Izin pertambangan dalam wilayah Kecamatan Curup, adalah daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Rejang Lebong 2012–2032, yang diketahui bukan daerah untuk pertambangan.

Hal ini terungkap dari Bidang Tata Ruang Dinas PUPRPKP Rejang Lebong, yang dihubungi Rabu, (7/12/2022), sekitar pukul 11: 30 WIB. Iwan, Kepala Seksi Penataan Kawasan, Bidang Tata Ruang Dinas ]PUPRPKP Rejang Lebong, menjawab pertanyaan Wartawan BEO.co.id, mengatakan kita terkejut Toton, tidak pernah diberi Izin rekomendasi untuk Pemanfaatan Ruang di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, kok bisa dapat izin tegasnya.

Bacaan Lainnya

Kecamatan Curup, bukan daerah Pertambangan berdasarkan Perda Nomor 8 tahun 2012, adalah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), bukan daerah Pertambangan jelas Iwan. Kita khawatir bisa terjadi abrasi dan kerusakkan lingkungan paparnya. Setahu kita, sebelumnya daerah (wilayah) Kecamatan Curup, termasuk Talang Benih, yang dibuka Toton jadi tambang Pasir, bukan daerah pertambangan.

Kita mendapat kabar dari masyarakat adanya, ‘’Toton’’ membuka Tambang Pasir didaerah yang bukan daerah pertambangan, (Talang Benih Ujung) dekat jembatan sebelah kanan, kita tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk penggunaan daerah itu sebagai daerah pertambangan. Yang jelas dilarang (bukan) daerah yang bisa dikeluarkan izinnya.

Kita sudah chek info dari masyarakat ternyata benar adanya kegiatan penambangdan, ujar Iwan. Mungkin dia (Toton, red) menguruskan Izinnya secara Online, kenapa bisa keluar izinnya kita tidak tahu, papar Iwan. Yang jelas Kecamatan Curup, bukan daerah pertambangan, karena bertentangan dengan Perda Nomor 8 tahun 2012 itu, jelasnya.

Toton, penambang di Talang Benih, berulang kali dihubungi dikediamannya di Perumnas Curup, Gedung olah Raga Futsalnya dan di Gang Arenas tempat alat musiknya, belum berhasil ditemui.

Tak heran, belum diperoleh keterangan resminya atas nama PT. Ryu Putra Perkasa, kenapa dia menguruskan Izin dalam wilayah RTRW Kecamatan Curup.

Bupati Rejang Lebong, tahun 2018 silam sudah pernah membuat surat edaran larangan melakukan penambangan dalam wilayah Kecmatan Curup, karena daerah RTRW berdasarkan Perda Nomor 8 tahun 2012 tersebut, saat itu Bupati dijabat H. Ahmad Hijazie, kini mantan, red.Dengan tegas bahkan perintah ditutup.

Tim dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Rejang, tahun 2018 silam dengan dukungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait telah menutup lima lokasi Tambang. Dan sebelumnya tahun 2017 Polres Rejang Lebong, melakukan penutupan, termasuk Tambang milik Toton.

Anehnya tahun 2022, Toton justru mendapat Izin pertambangan, disinyalir ada oknum mafia tambang yang bermain, sehingga tanpa rekomendasi Kabid Penataan Ruang Dinas PUPRPKP Rejang Lebong, justru izin bisa keluar, ungkap sumber kompeten yang minta namanya dilindungi, (UU No.40 tahun 1999 tentag Pers).

Menurut sumber, jika tambang Toton (PT.Ryu Putra Perkasa, tidak diutup maka masyarakat lainnya akan membuka tambang di Kecamatan Curup, berarti tidak ada gunanya Perda No. 8 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Rejang Lebong, yang disahkan oleh Ketua DPRD dan Bupati Rejang Lebong, (saat itu), masyarakat lain akan membuka tambang baru. Kenapa Toton bisa??? (***).

Penulis/ Penanggungjawab : Gafar Uyub Depati Intan.”

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *