Jembatan Rp. 1,4 M Fiktif, Zoni: Kita Tantang APH Tangkap Semua yang Terlibat

  • Whatsapp

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Proyek Rehabilitasi Jembatan di Desa Koto Tengah, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, yang didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022 senilai Rp 1,4 Miliar, namun tidak dikerjakan oleh Kontraktor pelaksana, sementara uang muka Pekerjaan 30 Persen sudah dicairkan.

Berdasarkan Surat Perjanjian Kontrak (SPK) tertanggal 22 Agustus 2022, pemenang tender pekerjaan adalah CV. BOMAX beralamat di Perumahan Milan Regenci RT. 08 Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Namun selama lima bulan, kontraktor pemenang tender tidak melaksanakan pekerjaan Proyek Rehabilitasi Jembatan sesuai dengan kontrak kerja sampai akhir tahun Anggaran 2022.

Bacaan Lainnya

“Dengan jumlah anggaran yang besar tersebut sampai akhir tahun pekerjaan fisik tampak tidak dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana (Fiktif), kita akan laporkan kasus ini yang dinilai merugikan keuangan Negara ke Aparat Penegak Hukum (APH),” ungkap Zoni.

“Harapan kita, APH segera tangkap siapa saja yang terlibat dalam kegiatan proyek pembangunan jembatan tersebut seperti, Kepala UKPBJ LPSE Kota Sungai Penuh, Pengguna Anggaran (PA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiataan (PPTK) dan pejabat yang terkait lainnya,” tambahnya lagi.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kota Sungai Penuh, Kontraktor pelaksana pekerjaan proyek rehabilitas jembatan itu pemenangnya adalah CV. BOMAX, dan juga mereka membenarkan sebelum pekerjaan dimulai sudah mendapatkan uang muka sebasar 30 Persen dari nilai kontrak Rp 1,4 Miliar atau sekitar Rp. 480 juta. (Tim)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *