Tak Hentinya, Kejari Kembali Periksa Kabag dan Sejumlah Staf DPRD Kerinci

Ket Foto: Kusnadi Afandi Cs, saat Keluar dari Ruang pemeriksaan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Jum'at (17/02/23). (Poto: Dede)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh kembali melakukan pemeriksaan  kasus dugaan korupsi tunjangan rumah dinas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2017-2021 yang diduga telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 4,9 Miliar.

Pantauan Gegeronline di kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Jum’at (17/02/2023) terlihat ada 5 orang dari Sekretariat DPRD Kerinci diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh terkait kasus dugaan korupsi tunjangan rumah dinas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci tahun 2017-2021 yang telah ditetapkan tiga orang tersangka dan telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sungai Penuh yakni AD selaku Sekwan, BN selaku PPTK dan LL yang mengaku sebagai KJPP.

Bacaan Lainnya

Kali ini Kusnadi Afandi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan dan empat orang lainnya juga turut diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Kusnadi Afandi saat dikonfirmasi media gegeronline, Jum’at (17/02/2023) mengatakan, bahwa dirinya diperiksa pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh hari ini sebagai Saksi, ujarnya singkat.

“Iya, saya diperiksa hari ini sebagai saksi,” katanya sambil bergegas meninggalkan wartawan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Andi Sugandi, SH dikonfirmasi Jum’at (17/02/2023) membenarkan, bahwa Pemanggilan tersebut terkait dengan kasus dugaan Korupsi tunjangan Rumdis pimpinan dan anggota DPRD Kerinci tahun 2017-2021, ujar Andi.

“Iya hari ini ada pemeriksaan untuk beberapa saksi, mengingat waktu singkat dan pemeriksaan akan dilanjut ke hari Senin (20/02/23), tutup Andi. (Dede)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *