BPK Diminta Audit Proyek Swakelola di Dinas Perkim Kota Sungai Penuh

Ket Foto: Pengecatan Taman Kota yang Baru Siap Dikerjakan Sudah Mengelupas. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso Kota Sungai Penuh. (Foto Dede)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Kualitas cat disejumlah taman yang dikelola oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Sungai Penuh disorot. Pasalnya, cat yang sudah terpasang mudah mengelupas dan warnanya pun cepat pudar.

Diduga, cat yang terpasang tersebut merupakan cat dengan kualitas rendah dan tidak sesuai dengan harga yang tercantum didalam anggaran.

Bacaan Lainnya

“Informasi yang kita peroleh harga cat itu harga cat sekelas Dulux atau Jotun. Tapi yang dipasang mereknya avitex,” ujar sumber kepada wartawan.

Menurut sumber, pekerjaan pengecatan tersebut merupakan kegiatan swakelola yang dikelola langsung oleh Dinas Perkim.

“Seperti cat taman, cat gerbang batas Kota itu proyek swakelola dan dikelola langsung oleh Dinas,” ujar sumber

Sementara itu, Kabid Pertamanan Dinas Perkim Ampera membenarkan bahwa cat yang terpasang disejumlah taman sudah mengelupas dan warnanya cepat pudar.

“Itu karena dikerjakan saat hujan. Kualitas catnya dicampur-campur,” terangnya kepada wartawan.

Sementara itu, penggiat anti korupsi meminta BPK RI untuk mengaudit Dinas Perkim. Pasalnya, diduga banyak terjadi kebocoran anggaran di instansi tersebut.

“Perkim ini perlu diaudit, secara kasat mata saja diduga banyak kejanggalan,” terang para penggiat anti korupsi. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *