Dewan Ramai-Ramai Kembalikan Uang “Korupsi” Tunjangan Rumdis. Zoni: Pengembalian Uang Korupsi Tidak Menghapus Pidananya

Ket Foto: Kantor DPRD Kabupaten Kerinci. (Dok)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Pimpinan dan anggota DPRD Kerinci periode 2014-2019, 2019-2024 ramai-ramai mengembalikan kelebihan bayar uang tunjangan rumah dinas.

Informasinya dikawal, pengembalian tersebut dikumpulkan oleh ketua DPRD Kerinci Edmanuddin di Sekretariat DPRD Kerinci, Ujung Ladang, Kecamatan Gunung Kerinci, Senin (27/2/2023).

Bacaan Lainnya

Adapun nilai pengembalian setiap eks DPRD dan DPRD aktif bervariasi, mulai dari Rp. 17 juta, Rp, 30 juta, Rp 60 juta hingga Rp. 100 juta.

Sementara itu, direktur LSM Geger Zoni Irawan mengungkapkan, pengembalian uang hasil korupsi kepada negara tidak menghapus perbuatan pidananya.

Menurut dia, perkara pidana itu mengadili perbuatan, yang dari perbuatan itu lahir kerugian. Jika kerugiannya dikembalikan, tetap tidak menghapus perbuatan pidananya.

“Perbuatan pidana dapat dihentikan prosesnya jika ada Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Menurutnya, SP3 akan dikeluarkan oleh aparat penegak hukum jika perkara yang sedang diusut bukanlah perkara pidana dan barang bukti perkara yang diusut tersebut kurang.

“Jika kerugiannya dikembalikan hanya akan berpengaruh pada pengurangan hukuman pidananya saja, tetapi tidak menghapuskan perbuatan pidananya dan meskipun dikembalikan proses pidana tetap harus dilakukan,” ujarnya

Hingga sejauh ini, lanjutnya, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, baru menetapkan tersangka dari Sekretariat DPRD dan KJPP. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *