Keberadaan Cafe Ilegal di Sungai Penuh Resahkan Warga

Ilustrasi

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Keberadaan Cafe Ilegal yang tersebar di berbagai tempat dalam Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi kian menjamur. Akibatnya sangat meresahkan warga setempat, karena selain dijadikan tempat hiburan, diduga tempat transaksi prostitusi terselubung.

Hal ini diungkapkan Rusli warga Desa Lawang Agung Kecamatan Pondok Tinggi kepada gegeronline, bahwa Warga sangat resah dan merasa tidak nyaman dengan keberadaan cafe yang diduga ilegal di Kota Sungai Penuh, ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, sejumlah cafe di Kota Sungai Penuh pernah terjaring razia petugas, tetapi hanya berhenti sesaat saja, apabila petugas pergi dari lokasi suara musik pun semakin keras sehingga meresahkan masyarakat, tambah Rusli.

“Iya, berbagai upaya penolakan telah dilakukan masyarakat lingkungan sekitar namun masih saja beroperasi dan malah semakin menjadi. apalagi lewat tengah malam, sering kita lihat wanita berambut pirang (Warna kuning) berdatangan ke cafe tersebut. Dan parahnya lagi, sering terjadi keributan di tempat tersebut,” sambung Rusli, Rabu (5/4/2023).

“Kami sudah mengadukan hal ini kepada pihak pemerintahan setempat, mulai dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Polsek setempat dan beberapa instansi terkait, seperti Pemerintah Kota, Satpol PP Kota Sungai Penuh. Namun belum jugaada tindak lanjut dari pengaduan masyarakat.

“Iya, Kami masyarakat butuh ketenangan, dan kami tidak ingin anak-anak kami terkena dampak negatif dari cafe tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Salah satu warga Desa Lawang Agung laiinya saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya sudah memberi peringatan kepada pemilik cafe, namun masih saja beroperasi dan justru semakin menjadi, ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

Untuk iti kita butuh dukungan dari pihak pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menutup secara paksa cafe yang melanggar aturan dan meresahkan masyarakat, pinta sumber dengan nada kesal. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *