Penyelidikan Dugaan Korupsi Sewa Rumdis Walikota Sungai Penuh Masuk IG Jaksapedia

Ket Foto: Kejari Sungai Penuh Selidiki Dugaan Korupsi Sewa Rumah Dinas. (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID– Kejaksaan Negeri Sungai Penuh lakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi rumah pribadi Walikota dan Sekda yang disewakan untuk rumah dinas Walikota Sungai Penuh disiarkan oleh Instagram Jaksapedia.

“Walikota Sungai Penuh menyewakan rumah pribadi untuk dijadikan rumah dinas. Anggaran pemerintah Kota Sungai Penuh untuk sewa rumah dinas Walikota mencapai ratusan juta rupiah setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah melarang hal tersebut, lantaran merupakan pelanggaran. Kini Kejaksaan Sungai Penuh melakukan penyelidikan, Kejati Jambi monitor jalannya penyelidikan” tulis Instagram Jaksapedia.J

Jaksapedia adalah gagasan dari suara masyarakat yang ingin terlibat dan turut serta dalam upaya penegakan hukum. Jaksapedia juga menjadi ruang komunitas yang ikut serta dalam menyebarkan pesan Kejaksaan yang tegas, tidak pandang bulu, juga manusiawi.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang didapat oleh media ini, Anggaran Sewa Rumah Dinas pada APBD Kota Sungai Penuh sebagai berikut :

1. Sewa Rumah Dinas Walikota Sungai Penuh sebesar Rp. 235 juta dengan luas besar dari 800 M2.

2. Sewa Rumah Dinas Wakil Walikota sebesar Rp. 215 juta dengan luas besar dari 600 M2.

3. Sewa Rumah Dinas Sekda sebesar Rp. 150 juta dengan luas besar dari 400 M2.

Sewa rumah pribadi untuk rumah dinas tersebut mendapat sorotan dari masyarakat Kota Sungai Penuh dan sejumlah organisasi. Bahkan, Mahasiswa juga telah melakukan aksi demonstrasi di Kejaksaan Agung, supaya kasus ini diungkap oleh Kejaksaan. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *