Pencatat Meteran PDAM Kota Sungai Penuh Asal Catat, Tagihan Warga Membengkak

Ket Foto: Meteran Air PDAM. (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Petugas pencatat meteran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh diduga mejalankan tugasnya Asal-asalan. Akibatnya tagihan pelanggan menjadi membengkak dan merugikan masyarakat.

Sapri salah satu pelanggan kepada gegeronline Senin (17/04/2023) menuturkan, bahwa pembayaran rekening air PAM miliknya membengkak karena tidak sesuai dengan yang dicatat oleh petugas PDAM, Sedangkan tetangga saya pemakaiannya diatas kami, tapi justru malah membayar lebih murah” ungkap Sapri, warga Desa Karya Bakti.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, tiap bulannya tagihan air milik saya membengkak mencapai diatas Rp 150 ribu, terkadang tidak dipakai tetapi tetap bayar sama seperti yang dipakai, tambahnya.

Susi salah satu warga lainnya menambahkan, setelah dicek ternyata terdapat perbedaan angka antara yang ada di meteran dengan yang tercatat di slip tagihan, ujar Susi.

“Iya, setelah saya pertanyakan kepada petugas PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh mengatakan, mungkin ada kesalahan pencatatan,” tandasnya.

Ditempat terpisah, salah satu petugas PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh saat dikonfirmasi dikantornya beberapa waktu lalu mengatakan, “Belum ada laporan masuk, nanti kita cek” pungkasnya. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *