Keberadaan Terminal Ilegal di Kota Sungai Penuh Resahkan Warga

Ket Foto: Terminal Bayangan di Tengah Pusat Kota Sungai Penuh Tetap Beroperasi, Setelah Beberapa Waktu Lalu Ditertibkan oleh Dishub Kota Sungai Penuh. (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Terminal Bayangan (Ilegal) di sepanjang jalan Teuku Umar Kota Sungai Penuh tetap beroperasi. Padahal terminal tersebut sudah ditertibkan oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) beberapa waktu lalu

Akibatnya, keberadaan terminal ilegal itu sangat menganggu lalu lintas dan kenyamanan masyarakat, terutama warga sekitar terminal jalan Teuku Umar.

Bacaan Lainnya

Pantauan awak media ini dilapangan, terlihat mobil Angkutan Desa (Angdes) sedang menunggu penumpang di area terminal ilegal. Sopir Angdes beroperasi mulai pada pukul 09:00 WIB pagi hingga sore.

“Ya, beberapa waktu lalu sudah ditertibkan oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, tetapi beberapa jam setelah diterbitkan mobil Angdes kembali beroperasi” ujar Yandi, salah satu pemilik toko di terminal ilegal, Selasa (18/07/2023)

Amrizal, S.Kom salah satu tokoh masyarakat Kota Sungai Penuh, kepada Gegeronline mengatakan, bahwa dirinya sangat menyayangkan tidak adanya solusi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mengatasi permasalahan yang menyangkut dengan keluhan masyarakat tersebut, ujar Amrizal.

“Ini sama saja dengan pembiaran. Jadi petugas Dishub untuk apa,? Jangan hanya sekedar untuk mengambil dokumen saja saat dilapangan,” kata Amrizal

Ia menambahkan, kemacetan di tengah kota Sungai Penuh saat ini semakin parah. Wako Ahmadi Zubir diminta mengevaluasi kembali kinerja pejabat di Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh.

“Jangan sampai meletakkan barang tidak pada tempatnya, Dan memberikan pekerjaan dengan orang yang Bukan Ahlinya,” tandas Amrizal. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *