Proyek Dinkes Kerinci Rp 42,9 M Terancam Gagal

Ket Foto: Pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) di Kecamatan Bukit Kerman Senilai Rp. 42 Milyar Terancam Gagal. (Dok)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Pengerjaan pembangunan Rumah Sakit Pratama Kerinci (RS) dengan kegiatan penyedia fasilitas kesehatan untuk UKM dan UKP kewenangan daerah Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi yang berlokasi di Kecamatan Bukit Kerman terancam gagal.

Pasalnya, hingga 28 Juli 2023 Kontraktor pelaksana pekerjaan proyek tersebut baru mengerjakan bagian pondasi bangunan.

Bacaan Lainnya

Berhasil diperoleh informasi, Sabtu (29/7/2023), Sumber dana dari DAK fisik-Bidang kesehatan dan KB-Reguler peningkatan kesiapan sistem kesehatan (APBD) tahun 2023.

“Proyek ini dikerjakan oleh PT. Bumi Delta Hatten dengan konsultan pengawas oleh PT Global Teknik, ini perusahaan ini beralamatkan di Kota Jambi.

“Mangkrak dan terncam Gagal pekerjaan ini sudah mau memasuki bulan akhir Juli 2023 masak pekerjaan pondasi saja belum siap, bisa terancam gagal ini,”ujar sumber.

Diketahui anggaran keuangan yang dihabiskan untuk Rumah Sakit Bukit Kerman mencapai Rp. 42.997.500.000,00..( Rp 42,9 M). Dengan waktu pelaksanaan kerja 240 hari kalender di mulai dari bulan April yang mengacu pada penandatanganan kontrak.

Menurut sumber, ada indikasi kecurangan pada spesifikasi agregat material yang mesti mengikuti spek kerja.

“Perlu kita awasi seperti, Pasir Pasangan, Pasir Urug, Sirtu dan tanah Urug. Ada juga berupa tanah Cadas (Timbunan Pilihan)  serta Batu Pecah 2-3 dan 1-2, kerikil cor/koral dan batu kali.

“Kuat dugaan pasir digunakan tidak sesuai spesifikasi berupa yakni, Bersih tidak mengandung lempung, Tajam dan berbutir,”ujar sumber mulai menyoroti spesifikasi bahan bangunan konstruksi.

Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci belum diperoleh keterangannya terkait kegiatan pekerjaan dilaksanakan PT. Bumi Delta Hatten. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *