APH Diminta Usut Dana KONI Kerinci Rp 3,1 M

Ket Foto: Wakil Ketua KONI Radium Halis (Kiri), Bupati Kerinci Adirozal (Tengah) dan Ketua KONI Kabupaten Kerinci Deki Almitas (Kanan). (Dok)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Pasca pelaksanaan Porprov ke XXIII di Jambi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kabupaten Kerinci menjadi momok santer yang hangat diperbincangkan publik tentang kesejahteraan serta fasilitas individu atlit yang ikut berlaga pada kontes bergengsi.

Patut dipertanyakan soal biaya keuangan sebagai sarana penunjang antara lain, Uang Saku Atlit, Makanan Gizi, Fasilitas Atlit, Penginapan Atlit, apa betul layak dinikmati mereka (Atlit-atlit – Red) yang mempertaruhkan nama daerah Kerinci.

Bacaan Lainnya

Menurut sumber, Minggu (30/7/2023) pukul 12:00 WIB, menyebutkan kalau aliran dana hibah KONI Kerinci sebesar
Rp.3.150.000.000,- (Rp.3,1 M) perlu diusut penegak hukum realisasi anggarannya.

“Aparat penegak hukum perlu mengusut tuntas aliran dana hibah KONI yang sudah terealisasi.

Jangan-jangan pencairan dana hibah di keuangan Pemda Kerinci ada pula pemotongan atau persentase Fee seperti uang paket proyek.”

“Selain itu apa betul dana KONI untuk menunjang prestasi Atlit-atlit yang berlaga di ajang bergengsi Porprov XXIII (23) Jambi mengalir atau banyak laporan rekayasa nya,” ungkap sumber yang namanya tidak dipublikasikan.

Sebab, dana hibah Miliaran bisa jadi sebagai ajang empuk untuk penyalahgunaan uang KONI yang tidak sesuai dengan Draf RAB internal pengurus.

Kecurigaan ini lantaran polemik SK pengurus KONI mayoritas merupakan ASN dan Pejabat Publik sepertinya sengaja mengangkangi dan bertentangan dengan Undang-undang.

Seperti diperoleh ada bocoran dana KONI sebesar Rp. 3.150.000.000, (Rp 3,1 M) diduga mengalir ke Pejabat lingkup Pemkab Kerinci yakni, Adirozal (Bupati Kerinci) Rp. 2.000.000, per bulan, Ami Taher (Wakil Bupati kerinci) Rp.1.500.000, – dan  Zainal Efendi sekda kerinci Rp. 1.000.000,-

Selanjutnya, Radium Halis selaku Kepala Dinas Pertanian, merangkap sebagai Wakil Ketua KONI sekaligus Ketua Cabor Tenis Lapangan menerima Rp. 1.000.000 perbulan.

Lalu Zufran Kaban Inspektorat Wakil Ketua KONI merangkap sebagai Ketua Cabor angkat besi menerima Rp. 1.000.000 per bulan.

Osrayandi Kepala Dinas Perkebunan Wakil Ketua KONI merangkap Ketua Cabor Dayung Rp. 1.000.000, –

Rumui Eladi Sekretaris Dinas Pendidikan, selaku Sekretaris KONI, Rp. 2.250.000,-. Yuses Alkadira Mitas Bendahara Umum KONI, Kabid LPSE Rp. 2.250.000, -.

Kemudian Asril selaku Sekdis PUPR merangkap sebagai Wakil Ketua KONI sekaligus Ketua Cabor Sepatu Roda menerima Rp. 1.000.000,-

Lanjut Zainal Ketua Harian Rp. 2.500.000.

Deki Almitas Ketua Umum KONI dan Ketua Cabor Karate menerima per bulan Rp. 3.500.000, – dan Syakarani Wakil Bendahara KONI Rp. 2.000.000,-

Namun pengakuan Deki Almitas selaku Ketua KONI Kabupaten Kerinci, menampik ada bocoran uang hibah ke kantong Tiga Pejabat penting seperti, Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda).

“Setau saya belum ada anggaran untuk membayar gaji ke para petinggi daerah, Bupati, Wabup dan Sekda.

“Uang ini murni sekitar 90 persen untuk menunjang kegiatan para ratusan Atlit-atlit yang bertarung di Porprov Jambi,” ujar Deki beberapa waktu lalu.

“Bukan ada gaji yang kita harapkan sebagai pengurus KONI, bahkan uang kita yang keluar untuk menutupi kekurangan kebutuhan keuangan yang terkecil kita terima se Kabupaten di Provinsi Jambi,” tutup Deki. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *