Siswi SMA di Kerinci Nyaris Diperkosa Oknum Perangkat Desa

Ket Foto: Terduga Pelaku Pemerkosaan Siswi AHP (Kiri) dan RK (16) Korban Pemerkosaan (Kanan). (Foto BZ)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Seorang Siswi SMA kelas 3, nyaris diperkosa pria yang berstatus sebagai Staf Desa Baru Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Korban merupakan seorang remaja masih bawah umur yang sedang menimba ilmu pendidikan di salah satu Siswi SMA di Kota Sungai Penuh, berinisial RK (16).

RK nyaris menjadi korban nafsu bejat dari keberingasan seorang pria berinisial AHP (24), Warga Dusun Sawahan, Desa Baru Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.

Bacaan Lainnya

Berhasil diperoleh keterangan, Kamis (10/8/2023) sekitar Pukul 13:30 WIB, langsung dari korban RK (16) mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan dan nyaris diperkosa pria bernama AHP (24) yang sekaligus sebagai tetangganya.

“Kejadian yang menimpa saya pada Selasa malam (9/8/2023) sekitar pukul 02:08 waktu dini hari yang saat itu sedang tidur.

Saya terbangun karena mendengar suara dari pintu rumah bagian belakang, lalu saya telpon ibu saya namun tidak diangkat.”

“Kemudian saya buru-buru pakai baju dengan mengambil sebuah palu yang ada dalam kamar dan keluar kamar.

Tiba-tiba depan pintu mulut dan hidung saya disekap tangan pelaku dan nyaris tidak bisa bernafas,. Kalau tidak melawan, tentu saya sudah diperkosa pelaku” ungkap korban.

Dilanjutkan korban, ketika mulut saya dibekap pelaku, tangan pelaku langsung saya gigit, saat lepas langsung saya meraung-raung minta tolong.

“Saat perlawanan leher, mulut, dagu dan pelipis mata, Kaki, Paha, Punggung saya masih memar dan luka lecet.

Luka lecet Ini semua karena kekerasan pelaku terhadap saya pada kejadian saat itu,”jelas korban didampingi kakek, nenek dan keluarga.

Karena trauma atas kejadian yang dialaminya, korban RK (16) saat ini dibawa mengungsi ke rumah neneknya yang berada di RT 01, Desa koto Di Air Kecamatan Air Hangat Kerinci.

Sementara menurut Mulyadi (53) selaku Kakek korban, berharap agar kasus bisa diproses penegak hukum.

“Kita sudah siap mau bikin laporan ke Polres Kerinci karena cucu saya selain trauma, keselamatan dia kedepannya harus juga kita jaga.

“Kami akan pergi melaporkan ke Polres Kerinci,” tegas Mulyadi dengan nada kesal atas perlakuan pelaku.

Kasus yang menimpa korban ini, sepertinya belum berlanjut ke ranah hukum, karena diduga kuat ada ikut campur Kades Baru Air Hangat yang menghalangi proses hukum. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *