Selain Diadukan ke Kejari, Ketua KONI Juga Dilaporkan ke Polres Kerinci

Ket Foto: Aldi Agnopiandi Ketua LSM Semut Merah (Kiri), Plt Ketua KONI Sungai Penuh Khairi (Kanan) dan Surat SP2HP dari Penyidik Polres Kerinci (Bawah). (Foto BZ)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Kasus dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE yang telah dilaporkan Aldi Agnopiandi Ketua LSM Semut Merah yang diduga kuat dilakukan Khairi PLT Ketua KONI Sungai Penuh terus berlanjut di Polres Kerinci.

Sebelumnya, Aldi secara resmi melaporkan Khairi ke Polres Kerinci dengan Laporan Polisi nomor : R /LI/ 24 /VIII/ 2023 /Reskrim, tanggal 28 Juli 2023.

Bacaan Lainnya

Diketahui dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) nomor : B/183/III/RES/1.18/2023 yang diterima Aldi dari penyidik Polres Kerinci Senin 14 Agustus 2023.

Dalam SP2HP tersebut disampaikan, bahwa penyidik telah melakukan Interogasi/klarifikasi terhadap saksi-saksi terkait laporan yang yang diajukan Aldi, selain itu Penyidik juga telah melaksanakan Gelar Perkara. Dari hasil gelar perkara kasus yang telah dilaporkan tersebut ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan

Aldi Agnopiandi membenarkan, bahwa dirinya sudah menerima SP2HP dari Penyidik Polres Kerinci terkait kasus yang telah dilaporkannya pada Senin, 14 Agustus 2023, ujar Aldi.

“Iya, benar kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap saya yang diduga dilakukan oleh Khairi selaku PLT Ketua KONI Kota Sungai Penuh secara resmi telah dilaporkan ke Polres Kerinci, dan telah ditindaklanjuti Penyidik dengan mengirim SP2HP Kepada saya,” terang Aldi.

AKP Edi Mardi Siswoyo Kasat Reskrim Polres Kerinci, membenarkan bahwa laporan Aldi sudah masuk ke tahap penyelidikan, Penyidik juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut, kata Edi Mardi.

“Iya, sekitar 4 orang saksi termasuk K.I sudah diklarifikasi,” ujar Edi Mardi.

Ia menambahkan, laporan pencemaran nama baik yang diduga melanggar UU ITE dilaporkan Aldi Agnopiandi telah melengkapi laporannya dengan menyertakan sejumlah Barang Bukti berupa dokumen, foto dan beberapa bukti pemberitaan yang sudah di Print Out,” tandas Kasat Reskrim Polres Kerinci ini.

Untuk diketahui, selain dilaporkan ke Polres Kerinci, Khairi juga dilaporkan Aldi Agnopiandi ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh terkait kasus dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dana hibah KONI Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 sebesar Rp 4 Milyar. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *