Tersangka dan BB Ribuan Botol Miras Dilimpahkan Polisi ke Kejari Sungai Penuh

Ket Foto: Pengrebekan Gudang Miras Ilegal oleh Polres Kerinci di Desa Pelayangan Raya Kota Sungai Penuh, Selasa 30 Mei 2023. (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Satu orang tersangka dan Barang Bukti (BB) Kasus penjualan minuman keras (miras) tanpa izin di Kota Sungai Penuh di limpahkan Penyidik Polres Kerinci ke tahap Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Selasa (15/08/2023).

Kasat Reskrim AKP Edi Mardi Siswoyo saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa anggota dari Unit Tipidter Reskrim Polres Kerinci telah menyerahkan tersangka dan Barang Bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, kata Edi Mardi.

Bacaan Lainnya

“Iya, tersangka berinisial HP (44) dan Barang Bukti sudah kita limpahkan ke JPU Kejaksaan Negeri Sungai Penuh setelah berkasnya dinyatakan lengkap atau P21. Selanjutnya akan diproses hukum dalam proses penuntutan,” terangnya.

Perlu diketahui, Ribuan botol Miras berbagai merek tersebut digerebek di sebuah Gudang di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Selasa siang (30/05/2023) lalu.

Dalam kasus ini Polisi akhirnya menetapkan seorang sebagai tersangka atas kepemilikan ribuan botol Miras tak berizin tersebut yakni seorang berinisial HP.

“Dan untuk prosesnya kita serahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh,” tandas Edi Mardi.

Diberitakan sebelumnya, Gudang Minuman Keras (Miras) Ilegal di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh digrebek Polisi, Selasa (30/05/2023).

Dalam penggrebekan tersebut berhasil diamankan 66 Dus miras jenis Anggur Merah, Newport dan 500 dus Bir Angker.

Selain menyita sejumlah Miras, Izin penjualan Miras sudah habis masa berlaku dari tanggal 22 Mei 2022 tahun kemarin. Perusahaan PT Barata Kaya Kerinci pemilik atas nama TJS.

Solihin Kadus Lubuk Arai, dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemilik gudang tidak pernah melapor adanya jualan miras di wilayahnya.

“Selama ini tidak melapor ada penjualan Miras disini, namun kita mengetahui tetapi kita tidak bisa bertindak,“ kata Solihin.

Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian melalui Kasat Reskrim AKP Edi Mardi Siswo dikonfirmasi membenarkan ada penggerebekan gudang Miras itu.

“Iya, saat ini kita sedang melakukan proses Penyelidikan,” ujar Kasat. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *