Dishub Sungai Penuh Gagal Tingkatkan PAD Dari Sektor Parkir

Ket Foto: Fery Satria Ketua Komisi 2 DPRD Kota Sungai Penuh (Kiri), Bovi Haryadi Sekretaris Dishub (Kanan) dan Kantor Dinas Perhubungan. (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh dinilai gagal meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir. Hal ini diakibatkan lemahnya pengawasan dari pihak Dishub dalam memenuhi target PAD.

Pantauan dilapangan, hingga kini masih banyak ditemukan titik parkir yang ilegal bebas beroperasi tanpa adanya Penertiban dari pihak Dishub. Bahkan titik parki ilegal sudah menjamur di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Ferry Satria Ketua Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh membenarkan, bahwa PAD dari sektor parkir hanya mencapai 8 persen atau 67 juta dari target 100 persen Rp 800 juta per tahun, ujar Fery saat konfirmasi Gegeronline beberapa waktu lalu.

“Iya, ini merupakan kegagalan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan PAD,”

Dari target 100 persen Rp 800 juta Dishub hanya mampu merealisasi 8 persen atau Rp 67 juta, kata Fery yang juga Ketua DPD PKS Kota Sungai Penuh.

Sementara itu Bovi Handrianto Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh dimintai tanggapannya kepada awak media, Selasa (08/08/2023) mengatakan, kebocoran PAD dari retribusi parkir resmi, ini disebabkan banyaknya juru parkir resmi yang belum setor, kata Bovi.

“Iya,, kebocoran PAD Kota Sunga iPenuh dari retribusi parkir disebabkan banyaknya para juru parkir resmi yang belum setor ke kas daerah,” terangnya.

Untuk itu, Ia berharap kepada Juru parkir yang masih ada tunggakan agar dapat menyetor,kan ke kas daerah sesuai dengan kesepakatan,, harap Bovi. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *