Terus Tuai Sorotan, Pembangunan Gedung DPRD Kota Sungai Penuh Rp 2 M Dinilai Asal Jadi

Ket Foto: Pemasangan Dinding Ruang Utama Gedung DPRD Kota Sungai Penuh. Aktivis Kota Sungai Penuh Zarman Efendi (Kiri) dan Bacaleg NasDem untuk Provinsi Jambi H. Salman (Kanan). (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Pembangunan gedung DPRD Kota Sungai Penuh mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, dalam pemasangan papan triplek untuk dinding diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Hal ini akibat dari minimnya pengawasan dari Konsultan dan dari instansi terkait.

Zarman Efendi, aktivis Kota Sungai Penuh, kepada Gegeronline Kamis (28/9/2023) menyebutkan sangat disesali pembangunan gedung dewan yang menghabiskan anggaran senilai kurang lebih Rp 2 milyar, tanpa pengawasan. Sedangkan masih ada pengawas hasil pekerjaan masih amburadul.

Bacaan Lainnya

“Pekerjaan gedung DPRD Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 diduga cacat mutu. Dapat kita lihat pemasangan triplex tidak rata. Bahkan triplex yang digunakan terlalu tipis” kata Pendi.

Lebih lanjut, Pendi juga mengatakan, saat ini kondisi pekerjaan sudah mencapai 60 persen, kita minta agar dinas terkait untuk melakukan pengecekan pembangunan gedung DPRD Kota Sungai Penuh. Sebab, menurutnya anggaran pembangunan tersebut bukanlah sedikit, katanya.

“Pembangunan ini berlokasi di lingkup gedung dewan, masih berani kontraktor untuk melakukan kongkalikong, bagaimana dengan diluar gedung dewan mungkin parah lagi” ujar Pendi.

Kendati demikian, dirinya akan melaporkan Terkait pembangunan gedung DPRD Kota Sungai Penuh ke Aparat Penegak Hukum. Saat ini kita sedang mengumpulkan tambahan data, ujarnya.

Diketahui, pekerjaan pembangunan gedung DPRD Kota Sungai Penuh dikerjakan oleh CV RIZKI dengan nilai kurang lebih Rp 2 milyar tahun anggaran 2023.

Kiki warga Kota Sungai Penuh lainnya juga menyesalkan pembangunan gedung DPRD yang diduga dikerjakan asal jadi oleh kontraktor pelaksana.”Ya, sangat disesali pembangunan gedung DPRD Kota Sungai Penuh dikerjakan asal jadi, apalagi yang mengerjakan Bacaleg untuk Provinsi Jambi H. Salman. Bagaimana setelah jadi nantinya” bebernya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Sungai Penuh juga menyoroti minimnya pengawasan dari instansi terkait di pekerjaan gedung DPRD Kota Sungai Penuh. Bahkan anggota dewan tersebut menilai kualitas dan mutu pekerjaan diragukan.

“Bisa jadi pelaksanaannya tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan di Rencana Anggaran Biaya (RAB)” ungkap salah satu anggota dewan yang enggan disebutkan namanya. (DD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *