Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh Diduga Terlibat Kasus Korupsi

Ket Foto: Edi Alfarizi Direktur PDAM Tirta Khayangan (Atas) dan Solihin Ketua Koperasi Karyawan Perumda Tirta Khayangan periode 2018-2021(Kiri Bawah), Susi Anggraini Bendahara (Tengah) Safriwal ST Sekretaris (Kanan). (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Kasus dugaan korupsi dana Koperasi karyawan (Kopkar) Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi sempat heboh dan menjadi perhatian publik hingga kini belum tersentuh hukum. Bahkan kasus tersebut “Bak Hilang Ditelan Bumi.”

Padahal tiga orang pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh periode 2018-2021 yaitu Solikin selaku Ketua, Syafriwal Sekretaris dan Susi Anggraini Bendahara telah mengakui adanya kesalahan dan kelalalan dalam pengelolaan dana Koperasi senilai Rp 1,6 miliar.

Bacaan Lainnya

Akibat dari kesalahan dan kelalaian pengurus Koperasi Karyawan tersebut diduga kuat telah terjadi kerugian Koperasi karyawan Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh sebesar Rp 312 juta.

Anehnya, Edy Alfarizi Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh belum memberikan sanksi tegas terhadap tiga bawahannya yang telah terbukti melakukan kesalahan yang mencoreng nama baik Perusahaan.

Kuat dugaan Edy Alfarizi selaku Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh terlibat dan bersekongkol dengan tiga bawahannya dalam kasus penggelapan dana Koperasi tersebut.

Salah satu sumber kepada Gegeronline Jum’at (06/10/2023) mengatakan, bahwa kasus dugaan korupsi atau penggelapan dana Koperasi Karyawan Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh yang dilakukan Solikin, Syafriwal dan Susi Anggraini selaku pengurus periode 2018-2021 telah diakui oleh ketiga orang tersebut, ujar sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Ia menambahkan, anehnya meski ketiga orang sudah mengakui perbuatannya telah melakukan kesalahan dan kelalaian yang mengakibatkan kerugian keuangan Koperasi Karyawan Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai sebesar Rp 312 juta, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari Edy Alfarizi selaku Direktur Perumda Tirta Khayangan, tambahnya.

“Iya, Solikin, Syafriwal dan Susi Anggraini selain  pengurus Kopkar, mereka juga pejabat di Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh dan sudah seharusnya mendapat sanksi tegas dan dicopot dari jabatannya” pinta sumber. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *