Oknum Anggota DPRD dan Pokja II UKPBJ Diduga Atur Proyek di Kota Sungai Penuh

Ket Poto: Basyardi Ketua LSM FPPK (Kiri), Maswan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh (tengah) dan Doni Permawira Pokja II UKPBJ Kota Sungai Penuh. (dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Oknum anggota DPRD dan Kelompok Kerja (Pokja) II Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) diduga mengatur pemenang tender proyek di sejumlah Dinas di Kota Sungai Penuh. Akibatnya diduga terjadi persaingan usaha tidak sehat yang berindikasi merugikan rekanan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, oknum anggota DPRD dan Pokja II UKPBJ Kota Sungai Penuh diduga kuat bekerja sama bermain dan mengatur pemenang tender proyek di sejumlah Dinas di Lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Basyardi, SE Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Front Pemuda Pedulli Kerinci (LSM-FPPK) kepada Gegeronline.co.id Sabtu (07/10/2023) mengatakan, bahwa Maswan anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi Gerindra dan Doni Permawira Pokja II UKPBJ diduga bermain dan mengatur pemenang tender proyek di sejumlah Dinas di lingkup Pemkot Sungai Penuh, kata Basyardi.

Hal ini dapat dilihat dari proses tender proyek pembangunan Jalan Tanjung Rawang dengan pagu anggaran senilai Rp 500 juta dan Pembangunan Jalan Dr Zufran Rahman Tanjung Rawang Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 dengan pagu anggaran Rp 500 juta diduga kuat diatur oleh Maswan dan Doni Permawira, tambahnya.

“Iya,, Maswan dan Doni diduga kuat kerjasama mengatur pemenang tender proyek di sejumlah Dinas di lingkup Pemkot Sungai Penuh, tanpa melihat hasil Evaluasi. Mereka berdua memenangkan tender mengedepankan Kebijakan Bukan Aturan yang berlaku,” terang Basyardi yang juga aktivis senior Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini.

Terkait Hal tersebut dirinya minta kepada Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir untuk memanggil Doni Permawira selaku Pokja II UKPBJ karena diduga bersekongkol dengan Maswan dalam mengatur pemenang tender proyek. Jika ditemukan adanya pelanggaran kami minta agar Doni dicopot dari jabatannya, pintanya

Begitu juga dengan Pimpinan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Sungai Penuh diminta untuk memanggil dan memeriksa Maswan selaku anggota Dewan yang diduga bermain dan mengatur proyek di lingkup Pemkot Sungai Penuh. Jika ditemukan adanya pelanggaran kami minta agar diproses secara hukum yang berlaku, tegas Basyardi dengan nada geram.

Doni Permawira Pokja II UKPBJ Kota Sungai Penuh belum berhasil dikonfirmasi, begitu juga dengan Maswan anggota DPRD Kota Sungai Penuh. Hingga berita ini dipublis belum diperoleh keterangan resmi dari Doni dan Maswan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *