Terbukti Gelapkan Dana Koperasi, Direktur Perumda TK Sungai Penuh Takut Tindak Tegas 3 Bawahannya

Ket Foto: Edi Alfarizi Direktur PDAM Tirta Khayangan (Atas) dan Solihin Ketua Koperasi Karyawan Perumda Tirta Khayangan periode 2018-2021(Kiri Bawah), Susi Anggraini Bendahara (Tengah) Safriwal ST Sekretaris (Kanan). (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Tiga pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh periode 2018-2021 yaitu Solikin Ketua, Syafriwal Sekretaris dan Susi Anggraini Bendahara dinilai terbukti melakukan penggelapan dana  ratusan juta rupiah yang merugikan keuangan Koperasi Perusahaan Daerah Air Minum Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi.

Hal ini diketahui dari surat Berita Acara Pembayaran Kerugian Koperasi Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh, Rabu 06 September 2023 yang ditandatangani oleh Solikin, Syafriwal dan Susi Anggraini selaku pengurus Kopkar Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai periode 2018-2021.

Bacaan Lainnya

Dalam surat Berita Acara tersebut dijelaskan, bahwa pihak pertama selaku pengurus Kopkar Tirta Khayangan periode 2018-2021 menyepakati membayar kerugian Koperasi sebesar Rp 312.662.400,00 (Tiga ratus dua belas juta Enam ratus enam Puluh dua ribu empat ratus rupiah) secara tunai dan membagi tanggungjawab dengan masing-masing pengurus membayar sebanyak Rp 104.228.800,00. kepada pihak kedua selaku pengurus Kopkar Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh periode 2023-2025.

Pembayaran kerugian keuangan Koperasi Tirta Khayangan tersebut diserahkan oleh pengurus Koperasi periode 2018-2021 yaitu Solikin Ketua, Syafriwal Sekretaris dan Susi Anggraini Bendahara dan diterima pengurus Koperasi Karyawan Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh periode 2022-2025 yaitu, Mat Jizal Ketua, Riko Putra Surya Sekretaris dan Decy Bendahara.

Dalam berita acara pembayaran tersebut diketahui langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh Edi Alfarizi dan A.n Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Sungai Penuh Madalena serta disaksikan Kepala Badan Pengawas Koperasi Karyawan Riza Kurnia dan 10 orang anggotanya.

Salah satu sumber terpercaya Gegeronline.co.id mengatakan, Meskipun telah terbukti korupsi, tetapi6 Edy Alfarisi Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh tidak memberikan sanksi tegas terhadap tiga bawahannya yang telah terbukti melakukan kesalahan yang mencoreng nama baik Perumda Tirta Khayangan, ujar sumber.

“Kuat dugaan Edy Alfarisi selaku Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh terlibat dan bersekongkol dengan tiga bawahannya dalam kasus penggelapan dana Koperasi tersebut sehingga takut untuk bertindak tegas terhadap 3 bawahannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, anehnya meski ketiga orang sudah mengakui perbuatannya telah melakukan kesalahan dan kelalaian yang mengakibatkan kerugian keuangan Koperasi Karyawan Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai sebesar Rp 312 juta, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari Edy Alfarizi selaku Direktur Perumda Tirta Khayangan, tambahnya.

“Iya, Solikin, Syafriwal dan Susi Anggraini selain  pengurus Kopkar, mereka juga pejabat di Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh dan sudah seharusnya mendapat sanksi tegas dan dicopot dari jabatannya” pinta sumber.

Direktur Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh Edi Alfarisi, dikonfirmasi Gegeronline melalui Whatshapp pribadinya, Selasa (10/10/23) mengatakan, ini masalah koperasi tak ada hubungan dengan Perusahaan, di koperasi ada mekanisme tersendiri dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan anggota.

“Dan masalah tiga karyawan tersebut dengan koperasi sudah selesai,” ujar Edi dengan nada angkuh. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *