Turun ke Lokasi, Anggota Dewan Hentikan Proyek Jalan Sungai Liuk-Koto Baru

Ket Foto: Proyek Pengerjaan Jalan Depati Dua Nenek-Koto Baru Kota Sungai Penuh. Anggota DPRD dan Ketua DPC Demokrat Kota Sungai Penuh H. Fajran. (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Setelah heboh diberitakan, proyek peningkatan Jalan Depati Dua Nenek yang menghubungkan Desa Sungai Liuk-Koto Baru dihentikan oleh anggota DPRD Kota Sungai Penuh karena dinilai dikerjakan asal jadi oleh kontraktor pelaksana.

Pantauan Gegeronline dilapangan, Senin (16/10/2023) Pukul 10:00 WIB terlihat anggota DPRD Kota Sungai Penuh turun langsung ke lokasi untuk menghentikan pekerjaan yang sedang berjalan karena dinilai dikerjakan asal jadi sehingga patut diduga cacat mutu yang berindikasi merugikan keuangan Negara.

Bacaan Lainnya

“Iya, kemarin sudah kita minta untuk menghentikan pekerjaan karena dikerjakan asal jadi oleh pihak kontraktor pelaksana, tapi tidak diindahkan. Makanya hari ini (Senin red) saya kembali turun ke lapangan untuk menyetop pekerjaannya,” kata H. Fajran anggota DPRD Kota Sungai Penuh kepada Gegeronline Senin (16/10/2023)

Perlu diketahui, bahwa proyek peningkatan Jalan Depati Dua Nenek Desa Sungai Liuk-Koto Baru senilai Rp 8,2 M merupakan aspirasi dan usulan saya untuk kesejahteraan masyarakat. Seharusnya kontraktor pelaksana melaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Spesifikasi Teknis yang ada dalam dokumen kontrak, bukannya Asal jadi, ungkap Fajran dengan nada kesal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dirinya telah meminta agar pekerjaan jalan tersebut di hentikan sampai ada penjelasan dari pihak Dinas PUPR Kota Sungai Penuh secara teknis, karena jika terus dilanjutkan kualitas jalan tersebut dikhawatirkan akan sama dengan kondisi yang lama retak dan terbelah, lanjut Fajran.

Untuk itu, saya minta pengerjaan proyek ini distop dulu sampai pihak Dinas PUPR menjelaskan secara teknis kepada kami dan selanjutnya pekerjaan ini bisa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dokumen yang ada dalam kontrak kerja, karena ini aspirasi saya,” tegasnya.

Oky Zamora, pengawas lapangan dari dinas PUPR Kota Sungai Penuh saat ditemui dilapangan enggan memberikan tanggapan  soal jalan yang retak dan terbelah,

“Jangan saya yang memberi tanggapan, nanti salah berkomentar lebih baik ke kantor saja nanti,” kata Oky Zamora.

Diketahui, proyek Peningkatan Jalan Depati Dua Nenek yang berlokasi di Desa Sungai Liuk-Koto Baru dikerjakan CV Korinci Sakti dengan anggaran sebesar Rp 8,2 miliar bersumber dari Dana APBD Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *