Monopoli, Melebihi SKP, Kerjakan 12 Paket Proyek Dalam Setahun: CV. MA Ngotot Ingin Proyek Lagi

Ket Foto: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh. (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-CV. Mulya Akbar tahun 2023 ini ketiban rejeki nomplok. Betapa tidak, dilihat dari data LPSE Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tahun ini Perusahaan (CV MA) yang beralamat di Kecamatan Air Hangat ini telah mengerjakan sebanyak 18 paket proyek di Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Adapun paket proyek yang telah selesai dan sedang dikerjakan oleh perusahaan tersebut adalah:

Bacaan Lainnya

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh,

1. Pembangunan Tembok Penahan Tebing Sungai Ulu Air dengan nilai HPS: Rp.150 juta

2. Pembangunan Tembok Penahan Tebing Bandar dengan HPS: Rp. 150 juta

3. Tembok Penahan Tebing Air Sempit dengan HPS: Rp. 150 juta

4. Tembok Penahan Tebing Sungai Kandano dengan HPS: Rp. 180 juta

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.

1. Pembangunan Toilet SDN 043 Koto Renah dengan nilai HPS: 79 juta.

2. Rehabilitasi Mushalla SD 011 Desa Gedang dengan HPS: Rp. 47 juta

3. Rehabilitasi Lapangan SD 007 Sumur Anyir dengan dengan HPS: Rp. 79 Jita

4. Pembangunan Mushalla SMP Negeri 6 Sungai Penuh dengan HPS: Rp. 98 juta

5. Pembangunan Lanjutan TK Pembina Pondok Tinggi dengan HPS: Rp. 192 juta

6. Pembangunan Ruang UKS TK Pembina dengan HPS: Rp. 116 juta

7. Rehabilitasi Ruang Kelas SD 041 Koto Tengah dengan HPS: Rp. 741 juta

Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh.

1. Jaringan Irigasi Usaha Tani dengan HPS: Rp. 154 juta

“Aturannya memang seperti (5 paket proyek dalam 1 tahun) itu untuk mencegah terjadinya monopoli di PBJ,” ujar sumber

Selain mencegah monopoli, pembatasan pengerjaan proyek pemerintah sebanyak 5 kali dalam setahun kepada perusahaan yang sama juga untuk menciptakan iklim yang berkeadilan.

Dari data yang diperoleh, SPK sudah melebihi perusahaan tersebut tetap ikut serta dalam tender proyek sayap tembok penahan jembatan Sungai Bungkal Dinas PUPR Kota Sungai Penuh.

Informasinya, perusahaan tersebut merupakan perusahaan unggulan untuk dimenangkan.

“Dari SKP saja tidak layak dan jelas cacat administrasi penawaran perusahaan CV. Mulya Akbar. Kita pastikan dalam dokumen penawaran, SKP nya tidak disajikan secara jujur dan benar. Sesuai aturan perundang-undangan, perusahaan ini sudah gugur sejak awal,” ujar sumber.

“Kenapa gugur dari awal, sebelum masuk tahap evaluasi Pokja sudah punya data-datanya bahwa perusahaan ini sudah melewati SKP,” terang sumber yang minta namanya dirahasiakan. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *