Setelah DCT Ditetapkan, Baliho Anak Walikota Sungai Penuh Masih Terpasang

Ket Foto: Baliho Rucita Anak Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir yang Terpasang di Area Minum Kawo Square Kota Sungai Penuh, Senin (6/11/2023). (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Alat Peraga Kampanye (APK) Rucita anak kandung Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) dari PDI-P masih terpasang, meskipun KPU sudah mengeluarkan imbauan. Hal ini dinilai melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sehari setelah penetapan DCT oleh KPU, APK Caleg seharusnya sudah diturunkan dan tidak diperbolehkan memasang APK mulai dari tanggal 04 hingga 27 November 2023.

Bacaan Lainnya

Pantauan Gegeronline dilapangan, Senin (06/11/2023) ditemukan masih ada Baliho Rucita anak kandung Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir yang terpasang di reklame Minum Kawo Square. Dan juga APK Ketua PDIP Provinsi Jambi Edi Purwanto terpasang di Billboard depan PLN Kota Sungai Penuh.

Yono warga Kota Sungai Penuh sangat menyayangkan masih ada Caleg yang nekad menabrak aturan yang sudah dikeluarkan oleh KPU dan Bawaslu. Seharusnya Rucita memberi contoh kepada masyarakat dan Caleg. Bukan sebaliknya.

“Dalam aturan dijelaskan bahwa mulai dari tanggal 04 hingga 8 November 2023 tidak ada Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang” kata Yono.

Namun disayangkan, APK Rucita anak kandung Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir masih terpasang. “Jangan mentang-mentang anak Walikota, seenaknya melanggar aturan” ucapnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar jeli memilih calon perwakilan rakyat dari Dapil Kerinci – Sungai Penuh untuk Provinsi pada Pileg 2024 mendatang, agar tidak memilih Caleg Karbitan yang muncul saat Pileg saja, harap Yono.

Iin Rudiansyah Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sungai Penuh, dikonfirmasi wartawan Via WhatsApp Senin (06/11/2023) mengatakan, sesuai dengan surat himbauan Bawaslu Kota Sungai Penuh nomor : 048/PM.00.02/K/JA-11/11/2023 ke seluruh Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu Se Kota Sungai Penuh dan hasil Rapat Koordinasi pada tanggal 04 November 2023 bersama Bawaslu dengan Partai Politik Peserta Pemilu Se-Kota Sungai Penuh, Kesbangpol, Bawaslu, Sat Pol-PP. Paska Penetapan DCT maka Pada tanggal 08 November 2023 akan dilakukan penertiban Alat Peraga Sosialisasi yang memuat Unsur Ajakan (Kampanye), kata Iin Rudiansyah.

“Karena dari tanggal 04 November s/d 27 November 2023 waktu yang di larang berkampanye dalam bentuk apapun,” ujarnya.

Dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, lanjut Iin, itu jelas dibunyikan Tahapan kampanye Pemilu dimulai pada tanggal 28 November 2023 s/d 10 Februari 2024.

“Insya Allah hari Rabu tanggal 08 November 2023 Penertiban Alat Peraga Sosialisasi yang melanggar,” tandas Iin. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *