Wako Ahmadi Tak Berhasil Ditemui, Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi, Kabag Ops Terkena Lemparan Batu

Ket Foto: Kabag OPS Polres Kerinci AKP Nababan Terkena Lemparan Batu saat Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di DPRD Kota Sungai Penuh, 8 November 2023. (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Mahasiswa di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi menggelar demo menuntut janji Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir-Alvia Santoni di Gedung DPRD Kota Sungai Penuh.

Massa unjuk rasa terlibat bentrok hingga terjadi saling dorong, adu mulut, dalam bentrok tersebut Kabag OPS Polres Kerinci mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan baru.

Bacaan Lainnya

Pantauan wartawan 300 meter dari halaman gedung DPRD Kota Sungai Penuh, Rabu (8/11/2024) mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung dan Aliansi Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh bergerak berorasi dan menyanyikan lagu pergerakan sambil berorasi menyampaikan tuntutan mereka.

Mahasiswa lalu mendesak masuk untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka, namun tidak diizinkan. Sekitar pukul 12:00 Wib gesekan antara mahasiswa dengan Sat Pol PP terjadi. Nyaris dalam kejadian itu terjadi bentrok karena salah seorang mahasiswa mengaku mendapat pukulan dari Sat Pol PP.

Setelah kejadian itu, personil Sat Pol PP ditarik kebelakang. Setelah kejadian tersebut, mahasiswa tetap ngotot ingin menemui Walikota Sungai Penuh dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Tidak beberapa lama, Pemkot Sungai Penuh mengirim utusan 2 orang Asisten untuk menemui dan menjelaskan ke masa demonstrasi, namun penjelasan mereka ditolak dan mahasiswa masih berkeinginan untuk menyampaikan langsung ke Walikota Ahmadi Zubir dan DPRD Kota Sungai Penuh.

Namun, setelahnya massa kembali mendesak agar lebih dekat dengan gedung DPRD.

Sementara itu, setelah Paripurna HUT Ke-15 Kota Sungai Penuh, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Wakil Walikota Alvia Santoni dan DPRD tidak juga menemui massa. Terlihat, anggota DPRD Kota Sungai Penuh yang menemui mahasiswa.

Dalam aksi demontrasi tersebut, para tamu undangan, termasuk Wakil Gubernur Jambi tidak bisa keluar dari Gedung DPRD Kota Sungai Penuh, karena kedua jalan masuk DPRD Kota Sungai Penuh, digunakan untuk berorasi.

Dalam aksi tersebut, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Wakil Gubernur Jambi dan undangan terpaksa melewati arah ke Kecamatan Hamparan Rawang. Ini disebabkan, massa banyak melakukan aksi dan bentrok di arah jalan Sungai Penuh. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *