RS H. Bakri Sudah Diresmikan Wako AJB, Sekarang Diresmikan Lagi Wako Ahmadi, Ada Apa?

Ket Foto: Rumah Sakit H. Bakri Kota Sungai Penuh. (Kiri) Asyafri Jaya Bakri Mantan Walikota Sungai Penuh 2 Periode dan (Kanan) Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir. (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir akhirnya meresmikan operasional Rumah Sakit (RS) Pratama H. Bakri, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Sabtu, (11/11/2023).

Rumah Sakit H Bakri merupakan Rumah Sakit yang didirikan pada Era Walikota sebelumnya Asyafri Jaya Bakri (AJB). Bahkan, AJB sendiri sudah meresmikan bangunan RS H. Bakri sebelum lengser.

Bacaan Lainnya

Sebelum diresmikan operasional Rumah Sakit tersebut, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir dan Eks Ketua DPRD Sungai Penuh Fajran kompak kurang berkenan untuk melakukan operasional dan lebih memilih untuk mengkaji ulang.

Belum diketahui apa penyebab pasti, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir berubah pikiran, lain dulu lain sekarang.

Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir menulis di akun facebooknya setelah meresmikan kembali RS H. Bakri yang merupakan bangunan monumental Walikota sebelumnya.

“Alhamdulillah hari ini kami didampingi Ketua TP PKK Ibu Herlina Ahmadi, meresmikan operasional RSUD H. Bakri dan juga dihadiri Unsur Forkompimda, serta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.”

“Peresmian operasional RSUD H. Bakri menjadi kado bagi masyarakat karena bertepatan dengan momen HUT Kota Sungai Penuh ke 15 tahun dan hari Kesehatan Nasional ke 58 . Semoga ini menjadi pemacu peningkatan kualitas layanan kesehatan untuk masyarakat banyak”

“Pelayanan prima adalah kebutuhan masyarakat, karena itu, jajaran RSUD harus terus berbenah dan memperbaiki diri. Kedepan, Akreditasi RSUD H. Bakri harus menjadi terget jajaran rumah sakit. Saat ini RSUD H. Bakri melayani Poli umum dan pada 2024 mendatang akan dibuka layanan rawat inap untuk menunjang pelayanan berkualitas bagi masyarakat.”

Dikabarkan, RS H Bakri saat ini hanya mengantongi izin operasional untuk poliklinik umum. Sedangkan untuk rawat inap belum mendapat izin, padahal RS H Bakri sudah layak untuk rawat inap.

“Untuk apa diresmikan kalau belum mengantongi izin seutuhnya. RS H Bakri dinilai sudah siap untuk menampung pasien rawat inap” kata Helmi, warga Kota Sungai Penuh. Sabtu (11/11/2023).

Ia menilai, pengurusan izin operasional RS H Bakri hanya setengah hati alias terpaksa, mengingat Wako Ahmadi Zubir akan maju sebagai Bacalon wako 2024.

“Ya, supaya Ahmadi Zubir dibilang serius untuk memperjuang izin operasional RS H Bakri. Padahal hal ini dilakukan demi untuk meraih simpati untuk dipilih kembali pada Pilwako 2024 mendatang,” ungkapnya.

Diketahui, Pembangunan RS H Bakri dibangun pada era Walikota AJB yang telah menghabiskan dana lebih kurang sebesar Rp 52,8 Milyar. Wako Ahmadi Zubir hanya untuk mengurusi Izin untuk operasional saja dinilai tidak mampu. Sudah sekian tahun, kok baru sekarang baru izinnya keluar, tutup Helmi. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *