Warga Menjerit, Harga Cabai Rawit di Kota Sungai Penuh Tembus Rp 100 per Kg.

Ket Foto: Salah Satu Pedagang Cabai Rawit di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh. (Foto DD)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Harga cabai di pasar tradisional Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh terpantau masih mahal sejak tiga pekan, bahkan tembus Rp 100 ribu per kilogram (kg) pada Senin (13/11).

Pantauan Gegeronline di Pasar Tanjung Bajure, harga cabai keriting merah dan cabai rawit merah naik dari Rp 80 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg.

Bacaan Lainnya

Untuk cabai keriting hijau dan cabai rawit hijau pun melejit dari Rp 50 ribu per kg menjadi Rp 70 ribu per kg.

Alfian, salah satu pedagang membenarkan, bahwa kenaikan harga cabai terjadi sejak seminggu yang lalu.

“Cabai keriting merah naik dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 90 ribu per kg”

Kemudian untuk harga cabai keriting hijau naik dari Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 70 ribu per kg. Sementara itu, harga cabai rawit merah dan hijau naik dari Rp 60 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg.

Dan Alfian, berdalih kenaikan harga cabai dikarenakan berkurangnya pasokan dari petani, ungkapnya.

“Ya, hari ini harga cabai rawit merah dan keriting naik signifikan Rp 100 ribu per kg. Terpaksa dibeli meskipun harga tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini” kata Rina, warga Kota Sungai Penuh.

Ia menambahkan, kenaikan harga cabai sudah berlangsung sejak tiga minggu belakangan ini. Bahkan harga hari ini (Senin red) dibeli dengan harga yang sangat tinggi.

“Bukan hanya harga cabai yang mengalami kenaikan, harga beras jenis beras Kusut Rp 180 per karung menjadi Rp 250 per karung” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap agar Pemkot Sungai Penuh untuk segera melakukan operasi pasar, harapnya. (DD)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *