KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Pekerjaan jalan lingkar Tamiai Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci. Dalam pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pasalnya, material batu yang digunakan oleh kontraktor pelaksana di lapangan diduga batu gunung.
Informasi yang diperoleh pekerjaan jalan lingkar Tamiai dengan nilai Rp 904 juta bersumber dari dana APBD Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023.
“Batu yang digunakan adalah batu gunung dengan ukuran kecil, seharusnya batu gunung dengan ukuran besar” ujar salah satu warga setempat, Kamis (16/11/2023).
Terkait hal tersebut, Warga meminta kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci agar turun langsung ke lokasi pekerjaan untuk mengecek kondisi pekerjaan jalan lingkar Tamiai tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran kami minta agar dilakukan pembongkaran.
“Iya, hingga kini jalan tersebut tak kunjung diaspal. Menurut informasi jalan tersebut langsung di aspal tetapi kenyataannya belum,” tutup warga. (DD)