Meresahkan! Rentenir Berkedok Koperasi Gentayangan di Kota Sungai Penuh-Kerinci 

Ilustrasi. (Ist)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Keberadaan rentenir berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Jambi, meresahkan masyarakat. Bunga pinjaman yang tinggi, mulai dari 20% hingga 30%, membuat para nasabah kesulitan untuk melunasi pinjaman mereka.

Salah satu nasabah, berinisial RH seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), mengaku ketakutan dengan adanya penekanan dari pihak koperasi. Ibu RH mengatakan bahwa ia baru saja pulang dari rumah sakit setelah menjalani operasi. Namun, pegawai koperasi tetap menagih pinjamannya pada malam hari.

Bacaan Lainnya

“Sampai di rumah sakit pun pihak koperasi tidak ada toleransi,” kata ibu RH. “Mereka nanya-nanya di rumah sakit mana mau nyamperin, dan ibu sudah tahu mau ke rumah sakit kenapa tidak menitipkan uang buat bayar angsuran dan memaksa harus bayar dua angsuran,” katanya, Kamis (30/11/2023).

Ibu RH menambahkan, bahwa ia hanya memiliki sedikit uang karena biaya operasi dan obat-obatan suaminya. Ia meminta keringanan, tetapi pihak koperasi tidak merespons, tambahnya.

Amri, warga Kota Sungai Penuh sangat menyesali tingkah laku rentenir berkedok koperasi yang sudah sangat keterlaluan. Ia meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi praktik rentenir berkedok koperasi.

“Ya, sudah seharusnya pemerintah menyikapi dengan sigap permasalahan ini. Mengingat bunga pinjaman yang tinggi dapat membuat masyarakat terjerat utang dan kesulitan untuk melunasinya” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM agar segera untuk memeriksa terkait izin operasi KSP yang ada di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, pintanya. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *