Diduga Ada Korupsi di Diskominfo Kabupaten Kerinci

Istimewa

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Pencairan dana Publikasi media Online dan media cetak di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023, terindikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Pasalnya, pihak Diskominfo Kabupaten Kerinci diduga telah melakukan pembayaran 7 media dengan satu orang Wartawan yang diduga tidak memenuhi persyaratan (Abal-abal) yang berindikasi menyalahi aturan dan merugikan keuangan Negara.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber untuk pembayaran media online 1 berita Rp. 100 ribu dan koran Rp. 1,5 juta untuk pembayaran seperempat halaman.

“Pembayaran anggaran Publikasi media Online dan media massa Diskominfo Kabupaten Kerinci 2023 dinilai tidak transparan dan terindikasi KKN” ujar salah satu sumber.

Setahu saya, untuk pencairan anggaran Publikasi media Online maupun cetak dibayar sesuai aturan yang sudah ditentukan. Biasanya 1 media 1 wartawan, ungkap sumber.

Viko Kabid Diskominfo Kabupaten Kerinci, dikonfirmasi wartawan Via WhatsApp, Minggu (10/12/2023) dirinya mengelak tudingan adanya pembiaran. Bahkan dirinya berdalih bahwa wartawan tersebut merupakan honorer.

“Itu anggota kita, dia honorer kalau ASN tidak boleh” elaknya.

Untuk pembayaran anggaran belanja koran dan publikasi media, Silahkan cek di aplikasi SIPD Mendagri, tutup Viko.

Terkait hal tersebut diminta kepada PJ Bupati Kerinci untuk dapat mengecek kebenaran informasi atas kasus dugaan korupsi di Diskominfo Kabupaten Kerinci. Jika ditemukan adanya pelanggaran agar oknum pelakunya diberikan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *