BMKG Prediksi Banjir dan Longsor Masih Mengancam Beberapa Wilayah di Provinsi Jambi 

Ket Foto: Potret Daerah Yang Terkena Banjir di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. (Dok)

JAMBI,GEGERONLINE.CO.ID-Bencana banjir dan tanah longsor disertai angin kencang masih mengancam beberapa daerah di Provinsi Jambi. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan daerah perbukitan. Intensitas hujan lebat dapat menyebabkan genangan air dan membuat tanah menjadi lembut, meningkatkan potensi terjadinya banjir dan tanah longsor.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi telah merilis peringatan terkait cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah barat Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi.

Bacaan Lainnya

Menurut prakiraan, intensitas hujan di wilayah tersebut diprediksi akan meningkat drastis dalam satu pekan ke depan, dengan jumlah curah hujan mencapai kategori ekstrim, yaitu mencapai 150 milimeter.

“Hasil prakiraan cuaca hari ini (Selasa) beberapa wilayah di Provinsi Jambi yang sudah memasuki musim hujan, diperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah di Provinsi Jambi” ujar Nabila, Bidang Prakirawan BMKG Provinsi Jambi, kepada wartawan Selasa, (02/01/2024).

Dirinya juga menjelaskan, hampir seluruh daerah di Provinsi Jambi yang berpotensi terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dan kilat dan petir. Sehingga dikhawatirkan akan memberi dampak tidak baik bagi masyarakat, jelasnya.

“Paling tidak ada 9 daerah yang berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, kilat dan petir pada sore hingga malam nanti.

Ke 9 daerah di Provinsi Jambi berpotensi terjadi hujan dan petir disertai angin kencang  yakni, Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Bungo, Merangin, Tebo, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Ia juga membeberkan, Hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir dibeberapa wilayah Kabupaten/ Kota dalam Provinsi Jambi, diperkirakan akan terjadi pada malam hari, bebernya.

Dirinya juga menghimbau bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh agar berhati-hati dan membawa mantel, agar tidak terjebak hujan, tutupnya. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *