Korban Banjir di Kota Sungai Penuh Mengungsi ke Kandang Sapi 

Ket Foto: Salah Seorang Korban Banjir di Desa Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh yang Mengungsi ke Kandang Sapi. (Dok akun TikTok Cimoy).

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Sebuah video akun TikTok Cimoy @woalahcimey memperlihatkan seorang warga Desa Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh yang pindah tinggal dan mengungsi ke kandang sapi, makan dan tidur di sana selama banjir.

Video tersebut diunggah pada Jum’at (6/1/2023). Informasi yang diperoleh, kandang sapi kebetulan berada tidak jauh dari rumahnya yang sudah tenggelam oleh banjir.

Bacaan Lainnya

Menurut pengakuan ibu tersebut, sebelumnya ia belum pernah mendapat bantuan sejak terjadi banjir dalam beberapa hari terakhir, ungkapnya.

“Buat teman-teman di Sungai Penuh, jangan terfokus yang di depan, yang di belakang banyak yang harus dibantu,” ujar Cimey di depan kandang sapi ibu tersebut.

Hingga kini, ratusan warga lainnya di Desa Tanjung Muda Hamparan Rawang yang memilih bertahan di sekitar rumah mereka meski terendam banjir.

“Ya, kita memilih bertahan karena tak mungkin begitu saja mereka mengosongkan desa, sementara barang-barang yang ada di rumah tak ada yang menjaga.” ujar salah seorang pengunsi di Desa Tanjung Muda.

Oleh karena itu, pihak terkait diminta untuk menyediakan kapal perahu. Menurut warga, kapal perahu tidak pernah kelihatan untuk memantau di wilayah Desa Tanjung Muda. Padahal Desa ini merupakan bagian dari 3 Desa Tanjung yang terkepung dan terisolir sejak Rabu (2/1/2024) kemarin, bebernya.

Selain itu, warga juga meminta kepada Pemerintah untuk mendirikan tenda pengungsian di setiap RT di 3 desa, mengingat tenda yang didirikan oleh masyarakat tidak layak untuk ditempati, pinta warga.

Menurut informasi, terdapat 50 KK di Desa Tanjung Muda memilih bertahan. Saat ini, kondisi mereka korban banjir membutuhkan stok makanan, beras dan air minum. Kondisi sekarang sudah habis.

Untuk diketahui, selain Desa Tanjung Muda, Desa Paling Serumpun dan Desa Tanjung yang aksesnya juga lumpuh karena terkepung banjir. (DD)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *