SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Didemo oleh sejumlah aktivis anti korupsi yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat peduli pembangunan dan aparatur sipil negara (LSM-P2AN). Kamis (11/1/2024).
Mereka mendesak Kejari untuk mengusut dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme monopoli proyek konsultan perencanaan dan pengawasan perusahaan asal Pekan Baru Riau.
“Kami mendesak Kejari Sungai Penuh untuk mengusut dugaan KKN proyek konsultan yang dimonopoli perusahaan asal Riau Pekan Baru Dinas PU Kota Sungai Penuh tahun 2022 hingga tahun 2023,” ujar Eka Sujandrai usai menggelar aksi demonstrasi.
Menurut dia, yang paling bertanggung jawab dalam menentukan pekerjaan monopoli proyek konsultan tersebut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum.
“Kami menduga dalam menentukan konsultan pengawas dan perencanaan senilai Rp 2,1 milyar, diduga ada keterlibatan Kadis PUPR. Dan pengawas yang ditunjuk tidak memiliki alamat jelas dan diduga dikendalikan oleh satu orang,” terangnya
“Dapat dilihat hasil pekerjaan Jalan Protokol di depan Gedung Nasional. Pekerjaan Gedung DPRD Kota Sungai Penuh,” terangnya
Dia juga mengungkapkan, dampak dari perencanaan perencanaan dan pengawasan yang lemah. Sampai detik ini jalan tersebut masih dikerjakan.
Sebelumnya, mereka melakukan aksi demonstrasi di kantor Walikota Sungai Penuh. Mereka mendesak Walikota untuk mencopot kadis PUTR Khalik Munawar. (DD)