Demi Loloskan Anaknya, Wako Ahmadi Diduga Intervensi ASN dan Honorer di Lingkup Pemkot Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir (Kiri) dan Rucita Arfianisa Caleg Provinsi Jambi Dapil Kerinci-Sungai Penuh Merupakan Anak dari Wako Ahmadi Zubir (Kanan). (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Kalangan aktivis dan masyarakat Kota Sungai Penuh/ Kabupaten Kerinci menilai adanya dugaan intervensi atau cawe-cawe Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir pada Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang menjadi diskusi hangat baru-baru ini.

Mereka menilai, Cawe-cawe itu lantaran untuk meloloskan putri sulungnya, Rucita Arfianisa yang maju sebagai Calon Anggota Legislatif untuk Provinsi Jambi, dari Partai PDIP Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kerinci – Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Bahkan Cawe-cawe Wako Ahmadi itu diduga dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif. Mulai dari penekanan kepada tenaga Honorer dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, jangan mentang-mentang Walikota mau seenaknya untuk melakukan intervensi. Pemilu ada aturan,” kata Ahmad Zailani, SH. Minggu (21/01)2024).

Jika hal ini terus terjadi akan berdampak Kemunduran atau kemajuan Demokrasi di Kota Sungai Penuh.

“Menurut saya, Cawe-cawe yang dilakukan Wako Ahmadi pada Pileg 2024 merupakan perbuatan tercela yang dapat berdampak buruk pada iklim demokrasi pada Pileg 2024,” kata Ahmad Zailani.

Sementara itu, Sunardianto, SH.MH yang juga menyoroti Cawe-cawe Wako Ahmadi untuk Pileg 2024 mendatang tidak hanya urusan pelanggaran hukum saja, ujar praktisi hukum Kota Sungai Penuh.

Menurut dia, Wako Ahmadi saat ini memang sedang gencar-gencarnya keliling ke beberapa Kecamatan dalam rangka membagikan bantuan Pemerintah kepada korban banjir.

Kendati demikian, Entah dengan dalih apapun tentu kita harus melihatnya sebagai perbuatan politik Bapak Wako Ahmadi Zubir selaku orang tua dari Rucita Arfianisa yang merupakan Caleg untuk Provinsi Jambi, bebernya.

“Karena itulah, Sunar meyakini Wako Ahmadi melakukan Cawe-cawe Pileg 2024 secara terstruktur, sistemasi dan masif,” lanjutnya.

“Tentu patut kita menyatakan demokrasi di Kota Sungai Penuh sedang mengalami kemunduran” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, hingga berita ini dipublis belum dapat dikonfirmasi terkait adanya dugaan intervensi kepada ASN dan honorer di lingkup Pemkot Sungai Penuh. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *